Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Ketum GMNI Sujahri Somar Sebut Ideologi Harus Memimpin Teknologi, Bukan Sebaliknya

Cahya Mulyana
15/1/2026 23:30
Ketum GMNI Sujahri Somar Sebut Ideologi Harus Memimpin Teknologi, Bukan Sebaliknya
Ketum GMNI Sujahri Somar(dok.istimewa)

DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2025 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Sujahri Somar. Dalam momentum ini, GMNI melakukan reposisi organisasi dengan meluncurkan REDLAB (Laboratorium Merah), sebuah pusat analisis media dan Artificial Intelligence (AI).

Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar, menegaskan bahwa peluncuran REDLAB dan platform GMNI.AI bertujuan untuk membekali kader dalam menghadapi pertarungan opini di ruang digital. Menurutnya, penguasaan data dan narasi adalah kunci menentukan arah kesadaran publik saat ini.

“Ketimpangan hari ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal informasi. Siapa yang menguasai data dan narasi, dialah yang menentukan arah kesadaran publik,” tegas Sujahri Somar dalam pidatonya di Jakarta, Kamis (15/1).

Sujahri menambahkan bahwa Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil. Selain platform AI, GMNI juga memperkenalkan Buletin Zaken sebagai produk analisis media berbasis data.

“Ideologi harus memimpin teknologi, bukan tunduk padanya. REDLAB menjadi simbol bahwa GMNI siap menghadapi masa depan: berdaulat secara ideologis dan adaptif secara teknologi,” imbuhnya.

Di sisi lain, GMNI memberikan catatan kritis terhadap krisis ekologi yang melanda Indonesia, termasuk bencana banjir dan longsor di Sumatra. GMNI menilai bencana tersebut bukan sekadar faktor alam, melainkan dampak dari kebijakan pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan demi investasi.

“Bencana adalah hasil dari pilihan. Pilihan kebijakan yang menempatkan keuntungan di atas keberlanjutan, dan proyek di atas kemanusiaan,” tulis pernyataan resmi GMNI.

Sebagai langkah nyata, GMNI telah menggalang dan menyalurkan donasi bagi korban terdampak bencana di Sumatra. Organisasi ini berkomitmen untuk terus melakukan advokasi jangka panjang guna mendorong kebijakan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan bagi rakyat.

(P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya