Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Alasan di Balik Batalnya Kunjungan Gibran ke Yahukimo Papua, Pesawat Menuju Biak Numfor

Media Indonesia
15/1/2026 17:26
Alasan di Balik Batalnya Kunjungan Gibran ke Yahukimo Papua, Pesawat Menuju Biak Numfor
: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) didampingi Kepala Sekolah SRMA 41 Biak Numfor Samuel Franklyn Yawan (kanan) melihat fasilitas di dalam kelas saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.)

WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Yahukimo, Papua, Papua Pegunungan yang dijadwalkan Rabu (14/1) disebabkan alasan keamanan.

"Melihat pertimbangan keamanan di Yahukimo, saya menyarankan kepada Bapak Wapres untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo," ujar Amrin saat memberikan keterangan di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua, Rabu (14/1).

Lebih jauh Amrin menjelaskan Wapres sebelumnya dijadwalkan untuk datang ke Yahukimo setelah kunjungan kerja dari Wamena, Kabupaten Jaya Wijaya, menggunakan pesawat Hercules. 

Tetapi karena pertimbangan intelijen, ia melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana. Atas dasar itu, menurut dia kunjungan VVIP berisiko atau tidak memungkinkan. 

Gibran bersama rombongan terbatas langsung kembali ke Jakarta dari Biak Numfor, Papua, Rabu (14/1), setelah membatalkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. 

Pesawat Hercules yang dinaiki Gibran bersama rombongan dari Wamena akhirnya menuju Biak Numfor, Papua, alih-alih ke Yahukimo. 

Sebelumnya di Wamena, Gibran sempat blusukan ke pasar tradisional dan meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wapres kembali menuju Jakarta, dengan pesawat Boeing dari Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua pada Rabu siang dan tiba Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 14.40 WIB, setelah menempuh perjalanan udara sekitar 4,5 jam. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya