Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Detik-Detik Menegangkan! Gibran Batal ke Yahukimo saat Sudah di Dalam Pesawat Hercules

Putri Rosmalia Octaviyani
15/1/2026 16:00
Detik-Detik Menegangkan! Gibran Batal ke Yahukimo saat Sudah di Dalam Pesawat Hercules
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Papua.(Dok. Antara)

SUASANA di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, mendadak tegang pada Rabu (14/1/2026) pagi. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, yang sedianya bertolak menuju Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU, terpaksa membatalkan rencana tersebut di detik-detik terakhir.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Wapres Gibran beserta rombongan terbatas sudah berada di dalam kabin pesawat Hercules sekitar pukul 10.20 WIT. Seluruh logistik dan bagasi telah tertata rapi, dan mesin pesawat dilaporkan sudah siap untuk melakukan taxi menuju landasan pacu.

Namun, instruksi mendadak muncul dari Komandan Satgas Pengamanan VVIP yang juga Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim. Berdasarkan laporan intelijen terbaru yang diterima tepat sebelum pesawat bergerak, terdeteksi adanya pergerakan kelompok tidak bertanggung jawab yang mengancam jalur penerbangan dan area pendaratan di Bandara Dekai, Yahukimo.

Ancaman Penembakan dan Zona Perang

Pembatalan ini bukan tanpa alasan kuat. Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) dikabarkan sempat merilis ancaman terbuka dan mengklaim telah melakukan penembakan terhadap pesawat sipil di wilayah Yahukimo sebagai bentuk "peringatan" bagi rombongan VVIP.

"Pembatalan tersebut diambil setelah melalui beberapa penilaian data dan fakta serta analisa intelijen serta terkait berdasarkan penilaian situasi di lapangan hingga pagi terkait perkembangan situasi menjelang kunjungan Wapres ke Yahukimo," ujar Mayjen Amrin Ibrahim dalam keterangannya.

Pesawat Dialihkan ke Biak

Setelah keputusan pembatalan diambil, pesawat Hercules yang membawa Gibran tidak jadi terbang ke Yahukimo, melainkan langsung dialihkan menuju Pangkalan TNI AU Manuhua di Biak Numfor. Dari Biak, Wapres Gibran dilaporkan langsung berganti pesawat menggunakan Boeing menuju Jakarta pada siang harinya.

Sebelum insiden pembatalan ini, Gibran sempat menyelesaikan agenda di Wamena, termasuk meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berdialog dengan petani kopi setempat. Meski Gibran menyatakan keinginan kuat untuk tetap berangkat ke Yahukimo guna meninjau RSUD dan infrastruktur, otoritas keamanan tetap pada keputusan untuk melakukan penundaan demi mitigasi risiko tertinggi.

Hingga saat ini, pengamanan di wilayah Papua Pegunungan, khususnya Yahukimo, terus ditingkatkan untuk mengantisipasi gangguan lebih lanjut dari kelompok separatis pasca-batalnya kunjungan orang nomor dua di Indonesia tersebut. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya