Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pengamat: Polisi Harus Transparan Usut Kematian Pensiunan Guru di Lima Puluh Kota

Rahmatul Fajri
29/12/2025 18:55
Pengamat: Polisi Harus Transparan Usut Kematian Pensiunan Guru di Lima Puluh Kota
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PENGAMAT kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto menilai polisi harus transparan dalam mengusut kasus kematian pensiunan guru berinisial LI, 61, di Jorong Talago, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. 

Bambang menjelaskan memang tidak ada ukuran waktu cepat atau lambat dalam pengungkapan kasus dugaan pembunuhan. Ia mengatakan kepolisian harus melakukan penyelidikan, terutama scientific crime investigation untuk segera menemukan ada tidaknya tindak pidana dalam sebuah peristiwa. 

"Scientific crime investigation itu adalah prosedur standar yang harus dilakukan untuk mencari alat bukti terkait ada atau tidak adanya tindak pidana sebagai penyebab kematian. Yang lebih penting adalah transparansi kepolisian dalam menyampaikan alat bukti meliputi, forensik di tempat kejadian perkara, autopsi, dan pemeriksaan saksi-saksi," kata Bambang ketika dihubungi, Senin (29/12).

Bambang mengatakan kepolisian harus segera mengusut tuntas kasus tersebut. Ia menilai selama belum diusut akan memunculkan berbagai asumsi di ruang publik terkait motif dan pelaku yang terlibat dalam kasus dugaan pembunuhan tersebut. 

"Selama belum ada alat bukti yang akurat, yang muncul hanya asumsi-asumsi. Dan tugas kepolisian adalah menjawab asumsi-asumsi itu dengan alat bukti yang ditemukan melalui scientific crime investigation yang bisa dipertanggungjawabkan dan logis secara ilmiah," katanya.

Sebelumnya, pensiunan guru berinisial LI, 61, ditemukan tewas di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. 

Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Syaiful Wachid mengatakan pihaknya sejak awal telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengungkap kasus pembunuhan menyita perhatian publik tersebut.

“Kami Polres Lima Puluh Kota sangat terbuka terhadap informasi, termasuk kepada awak media, apalagi ini berkaitan dengan kamtibmas dan pengungkapan tindak pidana. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan pihak keluarga korban,” ujar Syaiful, Senin (29/12).

Syaiful mengatakan perkara ini ditangani oleh tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim dan melibatkan Kasat Intelkam serta Kapolsek Guguak. Tim tersebut bekerja intensif di lapangan dengan memadukan metode penyelidikan konvensional dan pendekatan scientific crime investigation.

“Saat ini tim gabungan yang telah dibentuk masih bekerja dengan segala upaya. Penyelidikan dilakukan baik secara manual maupun secara ilmiah, guna memastikan setiap petunjuk dapat diuji dan dikembangkan secara akurat,” jelasnya.Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Syaiful Wachid menegaskan pihaknya sejak awal telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengungkap kasus pembunuhan menyita perhatian publik tersebut.

“Kami Polres Lima Puluh Kota sangat terbuka terhadap informasi, termasuk kepada awak media, apalagi ini berkaitan dengan kamtibmas dan pengungkapan tindak pidana. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan pihak keluarga korban,” ujar Syaiful, Senin (29/12).

Syaiful mengatakan perkara ini ditangani oleh tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim dan melibatkan Kasat Intelkam serta Kapolsek Guguak. Tim tersebut bekerja intensif di lapangan dengan memadukan metode penyelidikan konvensional dan pendekatan scientific crime investigation. 

Sejauh ini, kata ia, kepolisian telah memeriksa 24 saksi. Namun, ia tak merinci siapa saja yang diperiksa.

“Saat ini tim gabungan yang telah dibentuk masih bekerja dengan segala upaya. Penyelidikan dilakukan baik secara manual maupun secara ilmiah, guna memastikan setiap petunjuk dapat diuji dan dikembangkan secara akurat,” jelasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya