Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPUASAN publik atas kinerja pemerintahan Prabowo Subianto masih tinggi berdasarkan hasil survei yang digelar Indonesia Survey Center (ISC). Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 82,4 persen menyatakan puas, setidaknya dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Survei dilakukan secara tatap muka pada 19 November-8 Desember 2025, mencakup 34 provinsi dengan 1.200 responden. Peneliti ISC Mochammad Thoha mengatakan, kepuasan itu ditopang faktor program kerja dan leadership, juga karena ditunjang oleh pembantu presiden
“Sementara itu, dari sisi harapan masyarakat pemerintah kedepan, sebanyak 23,8 persen berharap ada perbaikan ekonomi, sementara 16,5 persen berharap perbaikan dibidang pendidikan dan peringkat ketiga sebanyak 15,9 persen agar tersedianya lapangan kerja,” ujarnya, Senin (29/12).
Potret lain dari data surve juga merekam tingkat kepercayaan pada lembaga negara. Presiden menduduki peringkat pertama sebanyak 87,3 persen, disusul TNI, Kejaksaan Agung, Polri, KPK, DPR RI, Partai Politik, DPD RI, KPU, dan diikuti Mahkamah Konstitusi.
Dalam survei tersebut, sambung Thoha, juga memotret terkait kinerja anggota Kabinet Merah Putih yang merupakan ujung tombak dalam merealisasikan visi dan misi pemerintahan Presiden Prabowo
“Di jajaran menteri, Menteri Keuangan Purbaya Yudi menduduki peringkat pertama dengan angka 88,2 persen, selanjutnya posisi kedua ditempati Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti dengan kepuasan sebesar 86,4 persen dan peringkat ketiga Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudoyono dengan angka 83,3 persen,” paparnya.
Sedang posisi keempat, lanjut Thoha, diduduki Menteri Luar Negeri Sugiono, urutan kelima Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, berikutnya Menteri Agama Nasaruddin Umar berada di posisi ke enam. Sementara Mensesneg Prasetyo Hadi berada di posisi ketujuh, disusul Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, kemudian Menteri Tenaga Kerja Yassierli dan terakhir Menteri Koperasi Ferry Juliantoro.
“Untuk wakil Menteri, posisi pertama Wamen Keuangan Thomas Djiwandono sebesar 84,6 persen, kemudian Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo diangka 82,1 persen dan urutan ketiga Wamen HAM Mugiyanto dengan angka kepuasan 80,8 persen,” tandasnya.
Selanjutya di posisi berikutnya, lanjut Thoha, diduduki Wamenlu Anis Matta, menyusul Wamen Dalam Negeri Bima Arya, dan posisi keenam Wamen Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak. Urutan ketujuh Wamen Dukbangga Isyana Bagoes Oka, disusul Wamensos Agus Jabo, kemudian Wamen Lingkungan Hidup Diaz Hendro Priyono dan urutan kesepuluh Wamen PKP Fahri Hamzah.
Secara terpisah, analis politik Arif Nurul Imam mengatakan, hasil survei ini nisa menjadi gambaran mengenai kinerja pemerintah Prabowo selama ini. Pemerintah, lanjut Arif, tak boleh berpuas diri. Pasalnya, persepsi, kepercayaan dan harapan masyarakat bisa berubah drastis jika pemerintah hanya melakukan gimik politik belaka dan hanya menyelesaikan persoalan-persoalan secara setengah hati.
“Meski banyak kekurangan di sana-sini, namun ternyata kepuasan publik pada pemerintah masih tinggi sehingga pemerintah harus lebih serius dalam bekerja melayani masyarakat,” tandas Arif. (I-1)
Jamiluddin menilai Presiden Prabowo Subianto perlu menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat dengan bersikap tegas terhadap usulan tersebut.
Pilkada melalui DPRD hanya dapat diterima secara demokratis apabila memenuhi standar legitimasi yang jauh lebih tinggi dibanding sekadar efisiensi anggaran.
Penilaian positif ini terekam dalam berbagai survei nasional maupun internasional yang menempatkan Polri sebagai salah satu lembaga paling kredibel di mata publik.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Hasil Red Talk akan dijadikan fondasi pembaruan partai menghadapi dinamika pemilih muda, eskalasi ruang digital, dan tantangan ekonomi rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved