Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Prabowo Dianggap Konsisten, Bupati Aceh Selatan Dinilai Lalai

M Ilham Ramadhan Avisena
11/12/2025 14:39
Prabowo Dianggap Konsisten, Bupati Aceh Selatan Dinilai Lalai
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia pada Rabu (10/12).(Dok. BPMI Setpres/Laily Rachev)

Pengamat politik Igor Dirgantara menilai perbandingan antara Presiden Prabowo Subianto yang melakukan kunjungan luar negeri dan Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang justru berangkat umrah saat wilayahnya dilanda bencana adalah dua hal yang tidak dapat disamakan. Ia menilai tindakan keduanya berada pada konteks yang sepenuhnya berbeda.

Igor merespons kritik yang mempertanyakan konsistensi Presiden Prabowo karena melakukan perjalanan luar negeri ketika proses penanganan bencana di Sumatra masih berlangsung. 

Menurutnya, Presiden sudah menunjukkan kepedulian langsung sebelum berangkat.

"Prabowo sebagai Presiden RI justru konsisten. Prabowo sudah menyempatkan diri berkunjung dan memberi bantuan terhadap korban bencana di Sumatra," ujarnya saat dihubungi, Kamis (11/12). 

Ia menjelaskan, agenda luar negeri Presiden umumnya merupakan undangan resmi negara sahabat atau organisasi internasional, serta terkait dengan kepentingan strategis Indonesia. Karena telah terjadwal ketat, kunjungan tersebut tidak bisa sembarangan diubah.

"Jika Presiden ke luar negeri itu biasanya atas undangan negara sahabat atau organisasi internasional. Dan itu untuk melaksanakan kepentingan nasional Indonesia sebagaimana tertulis di Pembukaan UUD 45 alinea ke 4," kata Igor. 

Ia menambahkan, undangan penting dari luar negeri tidak boleh diabaikan karena menyangkut tata protokol yang telah disepakati.

Sebaliknya, ia menilai tindakan Bupati Aceh Selatan tidak dapat dibenarkan karena meninggalkan daerah saat warganya menghadapi bencana banjir dan longsor.

"Hal ini sangat berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Bupati Aceh Selatan yang justru melakukan umrah disaat terjadi bencana di daerahnya. Kepala daerah harus tetap berada di daerah tempatnya saat bencana," tutur Igor. 

Dia menambahkan, kegiatan ibadah seperti umrah tidak bersifat mendesak dan dapat dijadwalkan ulang. "Dan kegiatan umrah, dan lainnya bisa ditunda keberangkatannya di lain waktu," ujarnya. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik