Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Forum Komunikasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Angkatan (DPA) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) menyatakan tidak lagi mengakui kepemimpinan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar sebagai Ketua Umum DPP IKAL. Sikap itu diambil setelah masa bakti kepengurusan 2020-2025 dinilai telah berakhir pada 5 Oktober 2025. Ketua Tim Formatur Amran Aminullah menyebut keputusan tersebut lahir dari kekhawatiran akan kevakuman organisasi.
"Jabatan Kepengurusan DPP IKAL 2020-2025 sudah berakhir pada 5 Oktober 2025. Bapak Agum Gumelar bukan lagi Ketua Umum DPP IKAL. Beliau telah mengabaikan surat imbauan DPD dan DPA IKAL seluruh Indonesia, yang dikirim kepadanya sebanyak tiga kali terkait penyelenggaraan Munas Lanjutan IKAL," ujar Amran dikutip pada Senin (1/12).
Pernyataan Amran datang setelah Musyawarah nasional (Munas) Khusus IKAL yang digelar pada 28 November 2025 menunjuk dirinya sebagai ketua formatur bersama delapan anggota lainnya. Munas tersebut merupakan kelanjutan dari rapat forum komunikasi DPD dan DPA, yang digelar untuk mencegah kekosongan kepemimpinan dan menjaga marwah organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART.
Menurut Amran, melalui Munas Khusus, forum memutuskan pembentukan Tim 9 sebagai presidium sekaligus tim formatur yang diberi mandat menjaring calon ketua umum DPP IKAL masa bakti 2025-2030 selama 30 hari. Susunan tim mencakup akademisi, praktisi, serta tokoh senior IKAL dari berbagai angkatan.
Tim Formatur juga diberi tugas menyiapkan rekomendasi struktur pengurus baru dan mendaftarkan hasil Munas Khusus ke Kemenkumham serta melaporkannya kepada institusi terkait. "Tim Formatur selanjutnya akan mendaftarkan ke kantor Kementerian Hukum hasil kerja Tim, dalam pelaksanaan Munas Khusus serta kepada pihak-pihak terkait, baik instansi pemerintah/institusi negara maupun perorangan," kata Amran.
Ia menambahkan, langkah itu dipandang penting untuk memastikan konsolidasi berjalan di seluruh jenjang, dari DPD hingga DPA, sekaligus memulihkan citra IKAL sebagai organisasi kaum intelektual.
"Kami mengajak kepada seluruh alumni Lemhannas RI untuk bersatu membesarkan IKAL demi mengembalikan citra dan marwah IKAL dalam rangka menjaga NKRI serta ketahanan nasional," pungkasnya. (E-3)
Urgensi peran militer semakin tinggi jika aksi terorisme sudah melibatkan aktor lintas negara (transnasional) dalam melancarkan serangannya.
ANGGOTA Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas mengapresiasi terbentuknya Tim Reformasi Penyelamatan IKAL Lemhannas, yang diharapkan dapat mewujudkan kembali marwah organisasi.
Abdul Mu’ti menekankan Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan cita-cita menjadi bangsa maju pada 2045.
DEWAN Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Republik Indonesia (IKAL RI) Provinsi Jawa Barat menyoroti berakhirnya Munas V IKAL dalam kondisi deadlock.
Hal yang perlu evaluasi, misalnya soal kemungkinan anak yang dididik di barak militer itu menjadi pribadi yang tidak lepas dari perilaku nakalnya. Dampaknya justru dianggap bisa lebih buruk
Agum Gumelar mengatakan penghargaan ini merupakan wujud kepercayaan negara yang harus dihormati dan dijunjung tinggi.
Agum Gumelar mengatakan kenaikan pangkat Sekretaris Kabinet (Setkab) Teddy Indra Wijaya dari Mayor menjadi Letnan Kolonel (Letkol) disebut bagian diskresi Presiden Prabowo Subianto
IKATAN Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas) bakal menggelar turnamen golf Agum Gumelar Cup 2024 di Modern Golf Club, Tangerang, pada 14 Juli mendatang.
Agum Gumelar mengatakan apabila tidak ada penugasan, jangan coba-coba menempatkan anggota TNI aktif untuk mengisi jabatan sipil.
KETUA Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas, Agum Gumelar, meminta semua anggota IKAL Lemhannas untuk mendukung dan mengawal agenda prioritas Pj Gubernur DKI Heru Budi membangun Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved