Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Forum Alumni Lemhannas Akhiri Dukungan untuk Agum Gumelar

M Ilham Ramadhan Avisena
01/12/2025 11:14
Forum Alumni Lemhannas Akhiri Dukungan untuk Agum Gumelar
Munas Khusus IKAL(IKAL)

Forum Komunikasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Angkatan (DPA) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) menyatakan tidak lagi mengakui kepemimpinan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar sebagai Ketua Umum DPP IKAL. Sikap itu diambil setelah masa bakti kepengurusan 2020-2025 dinilai telah berakhir pada 5 Oktober 2025. Ketua Tim Formatur Amran Aminullah menyebut keputusan tersebut lahir dari kekhawatiran akan kevakuman organisasi.

"Jabatan Kepengurusan DPP IKAL 2020-2025 sudah berakhir pada 5 Oktober 2025. Bapak Agum Gumelar bukan lagi Ketua Umum DPP IKAL. Beliau telah mengabaikan surat imbauan DPD dan DPA IKAL seluruh Indonesia, yang dikirim kepadanya sebanyak tiga kali terkait penyelenggaraan Munas Lanjutan IKAL," ujar Amran  dikutip pada Senin (1/12). 

Pernyataan Amran datang setelah Musyawarah nasional (Munas) Khusus IKAL yang digelar pada 28 November 2025 menunjuk dirinya sebagai ketua formatur bersama delapan anggota lainnya. Munas tersebut merupakan kelanjutan dari rapat forum komunikasi DPD dan DPA, yang digelar untuk mencegah kekosongan kepemimpinan dan menjaga marwah organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART.

Menurut Amran, melalui Munas Khusus, forum memutuskan pembentukan Tim 9 sebagai presidium sekaligus tim formatur yang diberi mandat menjaring calon ketua umum DPP IKAL masa bakti 2025-2030 selama 30 hari. Susunan tim mencakup akademisi, praktisi, serta tokoh senior IKAL dari berbagai angkatan.

Tim Formatur juga diberi tugas menyiapkan rekomendasi struktur pengurus baru dan mendaftarkan hasil Munas Khusus ke Kemenkumham serta melaporkannya kepada institusi terkait. "Tim Formatur selanjutnya akan mendaftarkan ke kantor Kementerian Hukum hasil kerja Tim, dalam pelaksanaan Munas Khusus serta kepada pihak-pihak terkait, baik instansi pemerintah/institusi negara maupun perorangan," kata Amran.

Ia menambahkan, langkah itu dipandang penting untuk memastikan konsolidasi berjalan di seluruh jenjang, dari DPD hingga DPA, sekaligus memulihkan citra IKAL sebagai organisasi kaum intelektual.

"Kami mengajak kepada seluruh alumni Lemhannas RI untuk bersatu membesarkan IKAL demi mengembalikan citra dan marwah IKAL dalam rangka menjaga NKRI serta ketahanan nasional," pungkasnya. (E-3) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya