Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian nenyatakan, pemerintah pusat akan bergerak cepat menangani polemik layanan kesehatan di Papua. Tito menyebut Presiden Prabowo Subianto langsung memerintahkan audit menyeluruh terhadap fasilitas, tata kelola, hingga regulasi kesehatan di wilayah tersebut.
"Perintah beliau untuk segera lakukan perbaikan audit," ujarnya kepada pewarta seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.
Tito mengatakan ia sudah berkoordinasi dengan Penjabat Gubernur Papua Matius Fakhiri untuk mengambil langkah darurat, termasuk mendatangi keluarga korban dan memastikan seluruh kebutuhan mereka ditangani.
Ia juga meminta pemerintah daerah segera mengumpulkan seluruh rumah sakit, pejabat dinas kesehatan provinsi dan kabupaten, hingga penyedia layanan swasta untuk mengidentifikasi akar persoalan.
"Saya minta Gubernur, begitu saya dapat informasi, Gubernur Pak Matius Fakhiri sesegera mungkin ke rumah korban, keluarga korban, semua dibantu," terangnya.
Di tingkat pusat, dua lembaga bergerak paralel. Kementerian Dalam Negeri melakukan audit regulasi, mencakup Peraturan Bupati dan Peraturan Gubernur yang terkait dengan pelayanan RSUD Kabupaten Jayapura maupun RSUD Dok II sebagai rumah sakit rujukan provinsi. Sementara Kementerian Kesehatan mengirim tim khusus untuk melakukan audit teknis.
Menurut Tito, pemerintah tak ingin kasus serupa terjadi lagi. "Pesan dari Pak Presiden jangan sampai terulang lagi hal yang sama. Segera lakukan audit untuk mengetahui pokok masalahnya dan lakukan perbaikan," tuturnya.
Tim gabungan dari Kemendagri dan Kemenkes dijadwalkan bertolak ke Jayapura malam ini untuk memulai pemeriksaan lapangan dan memastikan langkah korektif segera dijalankan.
Respons Tito itu berkaitan dengan Irene Sokoy, ibu hamil yang meninggal bersama bayi dalam kandungannya setelah ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura. (Mir/P-1)
Pemerintah Kota Sorong menggelar pertunjukan seni budaya asli Papua sebagai upaya menjaga kelestarian budaya asli Papua
Kisah Ibu Irene Sokoy di Papua meninggal setelah ditolak empat rumah sakit menunjukkan kegagalan serius dalam pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.
Kemenkes mengirim tim yang ditugaskan untuk menginvestigasi kasus Irene Sokoy, seorang ibu hamil yang diduga ditolak oleh 4 rumah sakit (RS) sehingga pasien meninggal dunia.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melakukan investigasi terhadap kasus Irene Sokoy, seorang ibu hamil yang diduga ditolak oleh 4 rumah sakit (RS) sehingga pasien meninggal dunia.
DUNIA pelayanan kesehatan di Indonesia hari-hari ini mendapat ujian yang luar biasa.
ANGGOTA Fraksi Partai Golkar DPR RI dengan tegas menolak segala bentuk penolakan pasien oleh rumah sakit.
ANGGOTA legislatif menyoroti kasus meninggalnya ibu hamil yang ditolak rumah sakit Irene Sokoy, di Papua. Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto juga memberikan sanksi pada rumah sakit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved