Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Raja Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (14/11).
Raja Yordania mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 16.00 WIB. Pesawat yang membawa Raja Yordania juga dikawal pesawat tempur F-16.
Di ujung tangga pesawat, Prabowo sudah menanti kedatangan Raja Abdullah. Saat menuruni tangga, Raja Abdullah tersenyum mekar. Sebab, di bawah, sudah ada Prabowo yang menantinya.
Saat saling berhadapan, Prabowo memberikan hormat dan langsung memeluk Raja Abdullah. Keduanya tersenyum dan tertawa.
Prabowo memperkenalkan satu persatu menteri yang menemaninya. Salah satunya, Menteri Negeri Sugiono.
Keduanya kemudian masuk ke dalam mobil. Prabowo dan Raja Abdullah berada di dalam satu mobil.
Agenda berikutnya, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah akan melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta. (Bob/P-3)
Sebanyak 8.000 orang memenuhi area Istana Merdeka mengikuti rangkaian upacara yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan soal pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Apindo dan lima konglomerat.
Wamendagri Akhmad Wiyagus minta kepala daerah aktif percepat eliminasi TBC 2030. Indonesia tercatat peringkat kedua kasus tertinggi dunia.
INDF kena downgrade MSCI ke small cap. Pengamat Hendra Wardana menilai faktor teknis pemicu jual dana pasif, fundamental tetap kuat; buy on weakness 6.450-6.500.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai fondasi kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Presiden Prabowo Subianto disebut akan mengambil langkah tegas untuk membersihkan birokrasi dan sektor swasta dari oknum-oknum bermasalah yang dinilai menghambat pertumbuhan ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved