Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta Komite Reformasi Polri yang akan dibentuk Presiden Prabowo Subianto untuk dikaji ulang. Nasir mengatakan saat ini belum ada kepastian kapan komite tersebut dibentuk. Alhasil, kata ia, itu menimbulkan tanda tanya soal kepastian Komite Reformasi Kepolisian benar-benar dibentuk dan dilantik Presiden Prabowo.
"Saya dapat kabar komite positif dibentuk, tapi hingga saat ini belum dapat kepastian. Sehingga menimbulkan spekulasi, apakah komite itu batal dibentuk dan akhirnya Presiden akan menggunakan masukan-masukan dari tim transformasi reformasi Polri yang telah lebih dulu melakukan serangkaian kegiatan. Kalau saya ditanya, apakah masih dibutuhkan komite reformasi kepolisian, sebaiknya dipikir ulang," kata Nasir kepada Media Indonesia, Selasa (14/10).
Nasir menilai Presiden Prabowo dapat menugaskan Menko Polkam Djamari Chaniago dan Menko Hukum, HAM, Imigrasi, Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra untuk mereformasi Korps Bhayangkara.
“Yang penting itu hasilnya objektif dan reformatif. Memperbaiki intitusi bukan membongkari bangunan yang sdh ada. Adapun wadahnya bisa tanpa komite atau pun dengan komite," kata Nasir.
Namun demikian, Nasir mengakui adanya desakan tentang Komite Reformasi Polri yang dibentuk Presiden Prabowo di luar dari Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menilai yang terpenting saat ini bagaimana reformasi di Polri dapat berjalan dengan efektif. Maka dari itu, ia meminta pemerintah menjelaskan apakah Komite Reformasi Kepolisian jadi dibentuk atau tidak.
"Apapun pilihannya, masyarakat ingin segera mendapat kejelasan. Jangan sampai momentum perbaikan Polri pergi tanpa meninggalkan bekas. Karena itu segera umumkan komite dan berkolaborasi dengan tim transformasi Polri serta kelompok masyarakat sipil lainnya. Gitu aja kok repot," katanya. (H-4)
Prabowo Subianto meminta Komisi Percepatan Reformasi Polri untuk segera bekerja dan menyampaikan laporan awal dalam waktu tiga bulan setelah dibentuknya komisi tersebut.
Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada perubahan dalam susunan anggota komite, yang sebelumnya disebut berjumlah sembilan orang.
Hal itu diungkapkan Ketua Tim Fungsi Hankam, Direktorat Kebijakan Politik, Hukum, dan Hankam BRIN Sarah Nuraini Siregar dalam menanggapi isu reformasi institusi kepolisian.
Jikalahari menilai langkah Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan sumber daya alam (SDA) di Sumatra merupakan koreksi awal penggunaan hutan yang mengesampingkan lingkungan
KLH menjalankan penegakan hukum lingkungan menyusul keputusan Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang menyebabkan bencana banjir di sumatra
LBH Padang menuntut payung hukum tegas seperti Keppres dalam pencabutan 28 izin lingkungan oleh Presiden Prabowo Subianto agar lahan tidak jatuh ke tangan BUMN atau aparat.
PRESIDEN Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan setelah bencana banjir Sumatra. LBH Padang Adrizal mengingatkan agar memastikan lahan bekas konsesi tak dialihkan
LBH Padang menyoroti langkah Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin 28 perusahaan setelah bencana banjir Sumatra tak boleh hanya pencitraan atau lip service negara
Yusril menegaskan isu-isu teknis seperti mutasi, promosi, dan pendidikan akan tetap menjadi ranah internal kepolisian dan tidak seluruhnya dimuat dalam laporan kepada Presiden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved