Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik dari Citra Institut, Efriza, menilai tuntutan publik agar DPR membatalkan fasilitas tunjangan perumahan anggota dewan merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Menurutnya, protes masyarakat tidak akan mereda hanya dengan pernyataan fraksi atau permintaan maaf dari pimpinan DPR.
Akan tetapi, meski pembatalan tunjangan bisa memuaskan hati masyarakat, DPR tidak boleh mengakali dengan membuat pagu anggaran baru. Ia meminta DPR transparan dalam menyusun kebutuhan anggaran, baik untuk personal maupun kerja politik.
Ia pun menyoroti perihal kemarahan publik tak hanya terkait soal tunjangan rumah dinas. Kekecewaan justru muncul karena kinerja DPR dinilai buruk, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Aspirasi publik sering kali diabaikan, sehingga saluran komunikasi antara masyarakat dengan wakilnya di parlemen menjadi tersumbat.
"Jadi, tersumbatnya salurah-saluran komunikasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi disebabkan anggota-anggota dewan sangat tergantung dari arahan pimpinan partai-partai politiknya," ucap Efriza saat dihubungi, Minggu (31/8).
Kondisi ini, menurut Efriza, semakin diperparah karena tidak adanya oposisi di parlemen. Akibatnya, pengawasan terhadap pemerintah menjadi lemah dan masyarakat hanya bisa meluapkan kekecewaannya melalui demonstrasi. Ia menilai DPR seharusnya hadir dengan dinamika politik yang sehat, perdebatan yang terbuka, serta pengawasan yang kuat. Bukan malah memperlihatkan citra buruk lewat aksi-aksi yang menjauh dari kepentingan publik.
Terkait fasilitas, Efriza menilai beberapa tunjangan memang wajar diberikan, tetapi tunjangan rumah dinas sudah seharusnya tak boleh diberikan. Ia pun menyebut yang perlu diatur adalah angka riil take home pay agar tidak mencapai nilai fantastis hingga ratusan juta rupiah. Ketimpangan itu dianggap semakin menyakitkan karena terjadi di tengah kesulitan ekonomi masyarakat dan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
"Tidak pantas saja, jarak antara nilai pendapatan dari take home pay para anggota dewan dengan yang didapatkan dari publik begitu menganga," tutur Efriza.
Sebagai jalan keluar, ia mendorong adanya reformasi gaji nasional untuk menutup kesenjangan sosial dan ekonomi antara rakyat dan elite politik. Tanpa itu, menurutnya, persoalan serupa akan terus berulang.(M-2)
pemerintah dan DPR didorong mengubah skema pemberian tunjangan. Sebab, saat ini skema yang ada berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran di tengah polemik gaji anggota DPR
Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menegaskan isu kenaikan gaji anggota DPR RI hingga Rp100 juta per bulan tidak benar.
Gaji anggota DPR RI mencapai Rp69-70 jutaan per bulan.
Setjen DPR masih mengidentifikasi biaya sewa rumah di sekitaran Senayan, Semanggi, bahkan di wilayah Jabodetabek, untuk bisa menentukan angka tunjangan yang ideal bagi para anggota DPR RI.
Anggota DPR RI Masinton Pasaribu mengatakan anggota parlemen juga menerima dana reses, dengan anggaran setiap kegiatan di dapil berkisar Rp20 juta.
Dengan pulihnya akses komunikasi, diharapkan koordinasi distribusi bantuan, pendataan korban, dan pelayanan dapur umum dapat berjalan lebih efektif.
Studi terbaru menemukan pola bunyi mirip vokal dalam klik komunikasi paus sperma di Dominika.
KOMUNIKASI publik pemerintah kini memegang peran sangat vital dalam menjaga legitimasi dan kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi dan disinformasi.
Hasan yang kini merupaka Komisaris PT Pertamina itu memeprtanyakan arah dan tujuan dari gaya komunikasi Purbaya.
Musik, film, dan konten digital kini tidak hanya menjadi ruang ekspresi juga berperan sebagai medium advokasi sosial.
Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, strategi komunikasi tidak lagi bisa dilakukan secara asal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved