Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI dari Pusat Studi Antikorupsi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Saksi FH Unmul), Herdiansyah Hamzah mengatakan permintaan amnesti dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel kepada Presiden Prabowo Subianto merupakan hal yang keliru dan mencerminkan hilangnya rasa malu.
“Permintaan Noel soal amnesti itu membuktikan bahwa memang jalan pikirannya sedang ngaco. Dia ngaco banget kalau minta amnesti saat terjerat dengan tindak pidana korupsi, apalagi ini adalah OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang pada hakikatnya tidak berhak mendapatkan pengampunan sama sekali,” kata Herdiansyah saat dikonfirmasi pada Jumat (22/8).
Alih-alih mendapat pengampunan, Herdiansyah juga mendorong Presiden Prabowo dan penegak hukum untuk memperberat hukuman Noel lantaran terbukti melakukan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. “Justru harusnya diperberat gitu ya,” tegas Herdiansyah.
Kendati demikian, Herdiansyah mengungkapkan permintaan amnesti Noel tersebut tak datang dari ruang hampa. Permintaan itu merupakan imbas buruk dari adanya pemberian amnesti dan abolisi sebelumnya terhadap tersangka kasus tindak pidana korupsi Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto.
“Inilah preseden buruk yang kemudian diakibatkan oleh keputusan Prabowo memberikan amnesti dan abolisi terhadap tindak pidana korupsi. Logika yang dipakai Prabowo pun ketika itu keliru,” ujarnya.
Menurut Herdiansyah, selama ini Presiden Prabowo kerap melontarkan sejumlah ancaman retributif terhadap para koruptor. Namun, Presiden justru mempertonton watak kompromi terhadap para terpidana korupsi lewat amnesti dan abolisi. “Ini yang kemudian membuat upaya kita melawan korupsi menjadi semakin mundur. Alih-alih ada progres justru yang terjadi adalah involusi atau kemunduran,” imbuhnya
Atas dasar itu, Herdiansyah menilai presiden harus bertanggung jawab atas preseden buruk pemberian abolisi dan amnesti yang lalu pada terpidana koruptor. Jika tidak, lanjut Herdiansyah, hal ini akan dijadikan alibi dan alasan secara berkelanjutan bagi para koruptor untuk meminta keringanan dan kebebasan.
“Tanggung jawab utamanya ada di Prabowo karena beliau yang permisif, sejak dia membangun kabinet dengan orang-orang bermasalah dan sekarang terkonfirmasi dengan keberadaan kasus korupsi ini,” tuturnya.
Noel Dijebak KPK?
Sebelumnya, Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan berharap mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto setelah menjadi salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
“Semoga saya mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo,” ujar Wamenaker Noel sebelum memasuki mobil tahanan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (22/8).
Pada kesempatan sama, dia meminta maaf kepada Presiden Prabowo, dan mengaku tidak dijebak setelah menjadi tersangka. KPK juga telah menetapkan Wamenaker bersama 10 orang lainnya sebagai tersangka kasus pemerasan tersebut. OTT KPK terhadap Noel Cs terjadi Rabu (20/8) malam. (M-1)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengkaji lebih dalam konstruksi perkara dugaan pemerasan terkait tunjangan hari raya (THR) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai Rp1 miliar setelah melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
OTT KPK terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman dan Sekda Cilacap Sadmoko Danardono menambah deretan kepala daerah yang terseret kasus korupsi. Sejak Oktober 2024 hingga Maret 2026, sedikitnya sembilan kepala daerah terjaring operasi serupa dengan pola perkara suap, gratifikasi, hingga pengumpulan dana proyek.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi OTT KPK di Cilacap dan kembali menegaskan pentingnya integritas kepala daerah serta ASN dalam pemerintahan.
Mendagri tunjuk Wabup Hendri Praja jadi Plt Bupati Rejang Lebong usai Muhammad Fikri kena OTT KPK. Roda pemerintahan dipastikan tetap berjalan.
Menurut Titi, pilkada di banyak daerah masih berlangsung dengan biaya politik yang sangat tinggi, sementara sistem pengaturan dan pengawasan dana kampanye belum berjalan efektif.
WACANA pemotongan gaji pejabat yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dinilai logis sebagai langkah penghematan anggaran negara.
Wacana pemotongan gaji pejabat negara bukan hanya urusan angka atau penghematan, namun pernyataan politik yang benar-benar bisa menjadi politik simbolis atau otoritas moral.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan lahan milik badan usaha milik negara (BUMN) tidak boleh diperlakukan sebagai komoditas komersial.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengomentari rencana Presiden Prabowo Subianto yang ingin melakukan pemotongan gaji pejabat khususnya para menteri dan anggota DPR RI.
EKONOM CORE Yusuf Rendy Manilet melihat langkah Presiden Prabowo Subianto yang membuka opsi pengurangan gaji pejabat negara sebagai inisiatif yang patut diapresiasi.
Purbaya juga melihat saat ini belum ada urgensi penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk melebarkan defisit APBN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved