Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar memenuhi panggilan pemeriksaan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Polda Metro Jaya. Tak hanya Rismon, dua terlapor lainnya juga memenuhi panggilan pemeriksaan.
Keduanya mengaku berprofesi sebagai jurnalis, yakni Mikhael Sinaga dan Nurdian Noviansyah Susilo. Mereka akan diperiksa oleh Penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Kedatangan para saksi terlapor ini didampingi oleh kuasa hukumnya, Ahmad Khozinudin. Kemudian, ada pula mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang dan pakar hukum tata negara Refli Harun.
Rismon mengaku siap diperiksa dan akan menunjukkan buku yang ia buat, berjudul Jokowi's White Paper ke penyidik saat pemeriksaan. Buku setebal 700 halaman yang akan diluncurkan pada 27 Agustus 2025 itu, disebut tidak berisi keterangan-keterangan tanpa dasar.
"Apalagi dituduh untuk kebencian maupun apa namanya, kebohongan. Di sini sangat-sangat teknis yang kami tulis ya, bertiga dan itu membantah kesimpulan dari Dirtipidum, bahwa ijazah Joko Widodo itu identik," kata Rismon di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (22/8).
Rismon menyebut dalam buku bersampul putih itu, pihaknya menyatakan bahwa ijazah Jokowi tidak identik dengan ijazah-ijazah lainnya, terutama ijazah Frono Jiwo, salah satu alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) atau teman seangkatan Jokowi. Bantahan yang dituliskan berdasarkan metode forensik yang telah dilakukan.
"Dan ini di dalamnya ada kode program ya, kode program bisa direkonstruksi, bisa diuji ya, di challenge, didiskusikan oleh mereka yang punya kemampuan untuk itu," ujar Rismon.
Rismon mengaku akan membuktikan kepada penyidik, bahwa ia dan terlapor lainnya punya dasar untuk membantah kesimpulan dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Yakni, menyimpulkan bahwa ijazah Jokowi identik dengan ijazah pembanding.
Rismon telah masuk ke dalam ruang pemeriksaan Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pemeriksaan ini dalam tahap penyidikan untuk mengumpulkan alat bukti.
Sebelumnya, Polda Metro telah memeriksa pakar telematika yang juga mantan Menpora Roy Suryo; pengacara Kurnia Tri Royani, Wakil Ketua Umum TPUA Rizal Fadillah, dan Tifauziah Tyassuma atau dokter Tifa.
Polda Metro Jaya mulanya menyelidiki enam laporan polisi. Sebanyak, dua laporan telah dicabut pelapor. Sementara itu, empat laporan lainnya telah naik ke tahap penyidikan. Dari empat laporan itu, salah satunya dibuat oleh Jokowi.
Kini, polisi tengah mencari dua alat bukti untuk penetapan tersangka. Jokowi melaporkan kasus ini atas dugaan penghasutan di muka umum dan pencemaran nama baik, sesuai Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE dan atau Pasal 28 ayat 3 jo Pasal 45A ayat 3 UU ITE. (Yon/P-2)
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Rismon Sianipar menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Wapres Gibran setelah kajian lanjutan menyimpulkan ijazah yang sempat dipolemikkan ternyata asli.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
Akankah trio Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr Tifa akhirnya ditinggalkan sendirian melawan Jokowi di medan hukum?
Laporan Partai Demokrat tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/97/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Demokrat menyatakan keberatan mendalam karena merasa dirugikan secara institusi maupun nama baik tokoh sentral partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved