Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPERGIAN I Gusti Kompyang Manila meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia olahraga nasional. Tokoh sepak bola yang akrab disapa IGK Manila itu berpulang di Jakarta pada Senin (18/8) atau tepat sehari setelah peringatan HUT ke-80 RI. Ia pun meninggalkan warisan panjang dalam sejarah persepakbolaan Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengenang almarhum bukan sekadar sebagai kolega, tapi juga sebagai sosok inspiratif.
“Saya kehilangan seorang sahabat dan mentor yang setia serta penuh dedikasi. Kami pernah bahu-membahu di Persija dan menorehkan sejarah manis pada 2001," tulis Erick dalam akun X pribadinya.
Ia juga menyinggung peran besar IGK Manila sebagai manajer Timnas Indonesia ketika berhasil merebut medali emas SEA Games 1991.
“Terima kasih atas segala kontribusinya untuk sepak bola Indonesia, Pak Jenderal IGK Manila,” tutup Erick.
Lahir di Singaraja, Bali pada 1942, IGK Manila adalah figur militer dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI. Namun, lebih dari itu, namanya lekat sebagai salah satu arsitek kejayaan sepak bola nasional. Ia memimpin skuad Garuda saat mencapai puncak prestasi di SEA Games Manila 1991, sebuah pencapaian yang butuh waktu lebih dari tiga dekade untuk kembali diulang oleh generasi 2023 di Kamboja.
Di level domestik, kontribusinya tak kalah mentereng. IGK Manila dikenal sebagai sosok penting dalam kebangkitan Persija Jakarta pada akhir 1990-an. Di bawah manajemennya, Macan Kemayoran kembali menunjukkan tajinya dan sukses menyabet gelar juara Liga Indonesia tahun 2001. Kemenangan itu pun menjadi sebuah momen yang hingga kini terus dikenang oleh para pendukung setia klub Ibu Kota.
Sepak bola Indonesia kehilangan salah satu pilar pentingnya. Namun, rekam jejak IGK Manila akan terus hidup dalam catatan sejarah dan ingatan para pencinta bola Tanah Air. (Ant/E-4)
Gaya berpikir Nietzsche setali dua uang dengan cara hidup dan pikir seorang IGK Manila.
Upacara militer sebagai penghormatan terakhir kepada Alm. Mayjen (Purn) I Gusti Kompang (IGK) Manila di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Proses pemakaman sesuai dengan agama kepercayaan almarhum, yakni Hindu. Pelaksanaan menyesuaikan dengan keadaan di Jakarta.
Kepergian IGK Manila menjadi penanda berakhirnya perjalanan seorang tokoh karismatik, tegas, sekaligus pengayom.
I Gusti Kompyang Manila (IGK Manila) lahir di Singaraja, Bali, pada 8 Juli 1942, telah berpulang ke hadirat Tuhan pada 18 Agustus 2025 di Rumah Sakit Bunda, Menteng, Jakarta.
CEO Media Group, Mohammad Mirdal Akib, mengenang Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Mayor Jenderal TNI (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, y
I Gusti Kompyang Manila (IGK Manila) lahir di Singaraja, Bali, pada 8 Juli 1942, telah berpulang ke hadirat Tuhan pada 18 Agustus 2025 di Rumah Sakit Bunda, Menteng, Jakarta.
RASA duka mendalam menyelimuti Menteri Komdigi Meutya Hafid atas kepergian almarhum Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Mayor Jenderal TNI (Purn.) IGK Manila.
Airlangga Hartarto menilai IGK Manila punya peran dan jasa dalam perkembangan olahraga wushu di Indonesia
Opa Manila ini dikenal luas sebagai purnawirawan TNI, politikus, juga sebagai legenda kejayaan sepak bola Indonesia.
Helmy Yahya menyebut IGK Manila bukan sekadar figur publik, melainkan pribadi yang dianggapnya sebagai orangtua sendiri.
Titiek Soeharto menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) IGK Manila. Ia hadir di rumah duka pada pukul 14.00 WIB di di Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved