Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA riset IndoStrategi merilis hasil evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih setelah enam bulan masa kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, mengungkapkan, riset ini menggunakan tiga parameter utama, yakni efektivitas kebijakan, kualitas tata kelola pemerintahan, dan kepemimpinan para menteri. Menurutnya, secara keseluruhan Kabinet Merah Putih menunjukkan kinerja di level sedang.
“Hasil riset ini menunjukkan bahwa secara umum, kinerja pemerintahan dinilai dalam kategori sedang, dengan skor rata-rata 3,54 dari skala penilaian 1 sampai 5,” ujar Ali Noer Zaman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/1).
IndoStrategi turut mengidentifikasi 10 menteri dengan performa terbaik berdasarkan kejelasan arah kebijakan, efisiensi tata kelola, dan kepemimpinan yang responsif serta komunikatif.
“Menteri-menteri ini mendapat nilai tinggi berkat kejelasan arah kebijakan, kemampuan tata kelola yang efisien, dan gaya kepemimpinan yang dianggap responsif dan komunikatif,” jelas kandidat doktor Universitas Padjadjaran tersebut.
Berikut adalah daftar 10 menteri Kabinet Merah Putih dengan skor kinerja tertinggi versi IndoStrategi:
1. Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) – Skor: 4,20
2. Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) – Skor: 4,15
3. Dudy Purwagandhi (Menteri Perhubungan) – Skor: 4,09
4. Dodi Hanggodo (Menteri Pekerjaan Umum) – Skor: 4,08
5. Nasaruddin Umar (Menteri Agama) – Skor: 4,07
6. Sri Mulyani (Menteri Keuangan) – Skor: 4,03
7. Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan) – Skor: 3,96
8. Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan) – Skor: 3,89
9. Fadli Zon (Menteri Kebudayaan) – Skor: 3,88
10. Prasetyo Hadi (Menteri Sekretariat Negara) – Skor: 3,69
Menurut Ali, performa 10 menteri ini mencerminkan kemampuan adaptif dalam menjalankan program kerja sesuai arahan Presiden Prabowo. Para menteri tersebut juga dipandang cepat dan efektif dalam merespons dinamika publik.
Riset dilakukan pada 17 Maret hingga 25 April 2025, menggunakan metodologi purposive sampling. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan triangulasi data dari dokumen kebijakan nasional seperti Asta Cita dan RPJMN 2024–2029. Penilaian melibatkan 67 ahli yang tersebar di seluruh Indonesia, diperkuat dengan diskusi kelompok terfokus (FGD), kajian media, dan riset relevan lainnya. (I-1)
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Upaya peningkatan kualitas nutrisi masyarakat Indonesia terus diperkuat melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved