Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SURVEI Litbang Kompas mengungkap bahwa pemilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpotensi kritis ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dua pemilih partai tersebut tercatat paling kecil menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah.
"PDIP, yang menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah 74,3%. Tidak puas 25,7%," tulis data Litbang Kompas dikutip Selasa (28/1).
Sementara, pemilih PKS menyatakan 50,6% tak puas. Sebaliknya, yang menyatakan puas 49,4%.
Pemilih Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi tertinggi yang menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah. Sebanyak 96% puas, dan sebaliknya 4%.
Urutan selanjutnya yaitu pemilih Partai Golkar yang menyatakan puas dengan angka 90,4%. Sedangkan yang tidak puas sejumlah 9,6%.
Kemudian, pemilih Gerindra yang menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah 87% dan yang tak puas 13%. Pemilih Demokrat yang menyatakan puas sejumlah 86,8% dan tak puas 13,2%.
Selanjutnya pemilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang puas dengan kinerja pemerintah 85,1% dan sebaliknya 14, 9%. Selanjutnya, pemilih NasDem yang menyatakan puas dengan pemerintah 83,6% dan tak puas 16,4%.
Survei tersebut juga mengukur keyakinan pemilih terhadap kinerja pemerintah. Pemilih PKS yang menyatakan tak yakin dengan pemerintah sejumlah 20,8%. Sementara, pemilih yang yakin sebanyak 79,2%.
Pemilih PDIP yang menyatakan tak yakin dengan pemerintah ada 16,5%. Sebaliknya, pemilih yang menyatakan yakin dengan pemerintah ada 83,5%.
Selanjutnya, pemilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyatakan tak yakin dengan pemerintah ada 10,8%. Kemudian, menyatakan yakin ada 89,2%.
Berikutnya, pemilih NasDem kemudian berada di bawah PKB menyatakan tak yakin dengan pemerintah ada 9,1% dan menyatakan yakin 89,2%. Pemilih Partai Amanat Nasional (PAN) yang menyatakan tak yakin ada 7,7%, dan menyatakan yakin ada 92,3%.
Kemudian, pemilih Demokrat menyatakan tak yakin ada 7,4% dan menyatakan yakin ada 92,6%. Pemilih Gerindra yang menyatakan tak yakin dengan pemerintah ada 6,7% dan yang menyatakan yakin ada 93,3%.
Selanjutnya, pemilih Golkar yang menyatakan tak yakin ada 6%. Sedangkan, yang menyatakan yakin ada 94%.
Litbang Kompas menggelar survei pada 4-10 Januari 2025. Jajak pendapat itu melibatkan 1.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi.
Survei memiliki margin of error kurang lebih 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%. (P-5)
MASYARAKAT Kalimantan Tengah (Kalteng) mengapresiasi kinerja 100 hari kepemimpinan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur (Wagub) Edy Pratowo.
Kasus korupsi Pertamina mendapatkan perhatian dari publik sebesar 85,7% dari responden dan angka 72,8% keyakinan bahwa Presiden Prabowo bisa menuntaskan kasus ini.
Survei Litbang Kompas mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran).
ELEKTABILITAS Pramono Anung-Rano Karno unggul tipis dari Ridwan Kamil-Suswono di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta berdasarkan hasil survei Litbang Kompas
WAKIL Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan apresiasi atas capaian strategis sektor pangan pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersikap bijaksana dengan menyatakan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bea Cukai Sumbagtim capai penerimaan Rp759 miliar atau 190% dari target. Dorong hilirisasi, jaga pengawasan, dan dukung Asta Cita pemerintahan Prabowo.
Survei IPO: 81% publik percaya dan 67% puas terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. Pemerintahan dinilai stabil, efektif, dan prorakyat.
PROGRAM-program unggulan seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Gratis, Magang Nasional, hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Penunjukan menteri yang merupakan sosok dekat secara personal dengan Presiden Prabowo bisa membawa kelebihan, namun juga mengandung risiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved