Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TANGGAL 5 Desember setiap tahun menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia untuk memperingati Hari Armada Republik Indonesia. Hari ini menjadi simbol penghargaan kepada TNI Angkatan Laut (AL) yang berperan besar dalam menjaga kedaulatan negara di perairan Nusantara.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Tugas TNI AL tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga pelindung sumber daya laut yang melimpah.
Hari Armada Republik Indonesia menjadi refleksi atas perjuangan panjang para prajurit laut. Para prajurit itu mengamankan wilayah maritim Indonesia dari ancaman, baik internal maupun eksternal.
Hari Armada tidak hanya sekadar perayaan, juga pengingat akan sejarah panjang terbentuknya kekuatan laut Indonesia. Peringatan ini menjadi momen mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam berbagai operasi militer demi mempertahankan keutuhan NKRI.
Selain itu, hari ini juga menjadi ajang memperkuat solidaritas antarprajurit dan masyarakat sipil, dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
Beberapa bentuk ucapan dan apresiasi yang pada Hari Armada Republik Indonesia:
Ucapan-ucapan ini dapat digunakan di media sosial atau pesan pribadi kepada anggota TNI AL sebagai rasa terima kasih dan dukungan.
Selamat Hari Armada, TNI AL,Teruslah menjaga samudera kita. Jayalah selalu laut Indonesia! (Berbagai sumber/Z-3)
MENSOS Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada ahli waris 23 Prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana tanah longsor Cisarua.
Upaya penyelundupan dua kontainer arang bakau di Dermaga 210 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digagalkan..
TNI AL bersama Gakkum Kehutanan menggagalkan penyelundupan 74 ton arang bakau ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok, selamatkan ekosistem pesisir.
Komando Armada (Koarmada) TNI AL menurunkan sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) untuk membantu pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam.
TNI AL menerjunkan prajurit Marinir ke masyarakat yang terdampak dari bencana tersebut kemudian untuk menghilangkan rasa trauma (trauma healing) mereka.
TNI AL mengerahkan lima KRI dengan tim medis, logistik, penyelamat, dan lima helikopter untuk mendukung operasi pencarian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved