Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memuji pengelolaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Desa Mata Redi, Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah setempat berhasil mengoperasikan aset itu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ini langkah baik dari Pemda Sumba Tengah dan dapat dicontoh pemda lainnya di Pulau Sumba. Secara perlahan daerah ini (Sumba Tengah) dapat mengatur wilayahnya dengan mandiri,” kata Kepala Satgas Korsup KPK wilayah V Dian Patria melalui keterangan tertulis, Selasa (30/7).
Dian menjelaskan pembangkit listrik itu bisa memenuhi kebutuhan energi bagi 243 rumah di Desa Mata Redi. Masyarakat setempat menggunakan sumber daya itu untuk memproduksi bahan baku produk perawatan tubuh seperti minyak kemiri dan esensial.
Baca juga : Masa Depan Industri Energi Surya di Indonesia Dianggap Cerah
“Pemda Sumba Tengah dapat memanfaatkan anggaran ke aspek lain untuk mengembangkan daerahnya,” ucap Dian.
Ia pun menyebut langkah yang dilakukan Pemerintah Sumba Tengah wajib dicontoh pemerintah daerah lain di sekitarnya. Pasalnya, di wilayah lain yang masih di satu pulau yang sama, tepatnya di Sumba Barat, KPK menemukan adanya pembangkit listrik yang mangkrak, tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemda setempat.
“Kami bisa sampaikan, bahwa perkembangan di Sumba Tengah di jalan yang tepat. Jika dibandingkan dengan Sumba Barat Daya, yang notabene wilayah hasil pemekaran juga, Sumba Tengah jauh lebih baik,” tandas Dian. (Z-11)
PERTAMINA NRE saat ini membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) offgrid berkapasitas 400 kilowatt (kWp) dan baterai 1 megawatt per jam (MWh) sebagai proyek percontohan di Pulau Sembur.
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
PT Pertamina menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sejumlah titik posko pengungsi di wilayah Aceh Tamiang.
Pembangkit Energi Terpadu Ausem ini menjadi contoh implementasi EBT berbasis komunitas dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga operasional.
Melalui solusi terintegrasi berbasis energi surya, SUN Energy menghadirkan sistem yang memungkinkan perusahaan tambang beralih ke operasi yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan terus berkomitmen terhadap pembiayaan proyek-proyek hijau dan berkelanjutan.
Erlinda Rambu Enga ialah salah satu penerima manfaat Kartu Prakerja yang berasal dari Pulau Sumba, salah satu pulau di selatan Nusantara yang berbatasan dengan Australia.
SEBANYAK 137 keluarga yang menjadi korban banjir di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur dilaporkan masih bertahan di pengungsian.
BANJIR menerjang dua desa di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakibatkan ratusan orang mengungsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved