Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR Puan Maharani meminta pemerintah turun tangan terkait kasus sopir ambulans Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Djoen Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), yang menurunkan jenazah bayi di sebuah SPBU. Puan minta investigasi secara menyeluruh.
"Pemerintah dan pihak berwenang saya harap turun tangan melakukan investigasi karena dengan pola seperti itu, pastinya ini bukan kejadian pertama kali," kata Puan melalui keterangan tertulis, Rabu, (17/7).
Dia menyayangkan insiden itu. Karena merugikan masyarakat yang sejatinya membutuhkan pelayanan kesehatan tersebut.
Baca juga : Sindir Negara Lambat Atasi Masalah di Masyarakat, Puan: No Viral, No Justice
"Ini tidak pantas dan menurut saya kejadian yang tidak berhatinurani. Pemerintah harus melakukan evaluasi yang serius untuk memperbaiki layanan kesehatan,” tutur Puan.
Puan memandang perlu juga pemeriksaan terhadap sistem pelayanan ambulans di rumah sakit lainnya. Termasuk dugaan pungli soal pelayanan ambulans.
Ketua DPP PDIP itu juga menyoroti ada perbedaan antara aturan dengan teknis di lapangan. Khususnya mengenai BBM yang digunakan ambulans.
Baca juga : Puan: No Viral No Justice Jadi Tantangan Selesaikan Masalah
"Ini harus ditelusuri di mana letak kesalahannya. Dalam aturan katanya memakai Pertalite, tapi lalu disebutkan memakai BBM yang lebih mahal sehingga menimbulkan permasalahan. Ini juga memberatkan masyarakat dan kurang etis dilakukan karena meminta tambahan biaya kepada keluarga yang tengah berduka," ujar Puan.
Puan meminta ada pengawasan yang lebih ketat dari Pemerintah, khususnya dari Dinas Kesehatan. Kemudian harus pula ada evaluasi terhadap aturan agar tidak dijadikan celah perilaku pungli.
“Meskipun dilakukan oleh oknum, tapi ini membuka pertanyaan apakah kejadian seperti itu memang lumrah terjadi di rumah sakit daerah. Pengawasan harus lebih diperketat agar masyarakat tidak dirugikan akibat ketidakjelasan aturan,” ucap Puan.
Baca juga : Kunjungi China Women's University, Puan Dukung Peningkatan Kapasitas Perempuan
Sebelumnya, viral video sopir ambulans RSUD AM Djoen Sintang, Kalbar, diduga menurunkan jenazah bayi di sebuah SPBU lantaran tidak diberikan uang bensin. Dalam video yang diunggah akun X @Heraloebss, pria yang merupakan keluarga dari bayi menceritakan kronologi kejadian. Pria yang mengenakan kaus dan jaket hitam itu tampak menangis.
Pria tersebut mengklaim, sebelumnya sudah membayar ambulans sebesar Rp690 ribu di kasir rumah sakit. Namun, sopir ambulans tiba-tiba meminta uang untuk membeli bensin. Sopir juga tidak mau tahu jika ayah sang bayi sudah membayar di kasir.
"Kata sopirnya, ‘bang minta duit buat beli minyak’. Aku bilang, aku gak punya duit dan udah bayar di kasir. ‘Oh gak bisa gitu, itu urusan saya. Kasir gak ada urusan.’ katanya,” jelas pria dalam video.(Z-8)
Upacara Hari Kesaktian Pancasila digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Rabu (1/10).
Dalam surat DPR dengan perihal Seruan Mendesak untuk Tindakan Segera Guna Mengakhiri Bencana Kemanusiaan di Jalur Gaza mencakup enam poin desakan ke PBB.
Puan diundang pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus, untuk menghadiri World Leaders Summit on Children's Rights.
apakah Satryo perlu dievaluasi dan dicopot dari jabatannya, Puan enggan berkomentar. Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto memiliki hak untuk mengevaluasi menterinya di kabinet.
Ketua DPP PDIP itu memberi contoh nilai kebersamaan antarumat beragama sering kali terlihat pada momen seperti saat perayaan Natal. Menurut Puan, hal tersebut menjadi bagian dari toleransi.
Tim ini di bawah koordinasi Sufmi Dasco Ahmad yang merupakan Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam).
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Dinas Kesehatan Klaten untuk pos kesehatan menerjunkan 180 tenaga kesehatan dari 34 puskesmas, 13 rumah sakit, 45 klinik, Ballkesmas, Dinas Kesehatan, dan Griya Sehat.
Lima unit ambulans akan ditempatkan di Rumah Sehat Baznas Jawa Barat, Jakarta Timur, Bulukumba, Jepara, Pelalawan, Karanganyar, dan Palu.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Kolaborasi dengan Yayasan Yatim & Fuqoro Miftahul Jannah menjadi langkah penting dalam memastikan bantuan tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara tepat sasaran.
Bantuan ambulans dari warga Karawang ini merupakan respons terhadap mendesaknya kebutuhan layanan kesehatan darurat di Jalur Gaza yang kian memprihatinkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved