Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha menduga aktor dari kasus korupsi tata niaga timah tidak hanya dari kalangan pengusaha atau swasta saja. Egi mendesak agar Kejaksaan Agung (Kejagung) turut menelusuri dan memeriksa potensi keterlibatan beberapa aktor eksekutif dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) serta beberapa aparat penegak hukum lainnya dalam kasus tersebut.
Sebab, kasus korupsi besar yang diperkirakan merugikan negara Rp 271 triliun itu, kata Egi, pasti melibatkan banyak pihak dari berbagai instansi dan lembaga.
“Karena cukup mengherankan ketika kasus korupsi timah yang sampai Rp 271 triliun, tetapi tersangkanya hanya aktor swasta. Sementara dari kasus korupsi sumber daya alam, itu tidak hanya melibatkan aktor tunggal, swasta saja misalnya, atau aktor eksekutif saja. Biasanya aktornya bisa lebih dari satu pihak,” kata Egi kepada Media Indonesia, Selasa (2/4).
Baca juga : Pukat UGM: Korupsi PT Timah Pertontonkan Persekongkolan Perusahaan Negara dan Pengusaha Korup
Pada dasarnya, pemerintah memiliki wewenang dan peran untuk mengawasi perizinan tambang. Karena itu, Egi menduga kuat bahwa ada aktor dari eksekutif dan aparat penegak hukum yang juga terlibat dalam kasus korupsi timah tersebut.
“Dalam hal ini salah satunya Kementerian ESDM. Kementerian itu punya peran. Ketika ada korupsi yang terjadi, artinya ESDM lalai di sini dalam menegakkan atau menjalankan tugasnya,” ujar Egi.
Egi juga mengingatkan negara tidak hanya mengalami kerugian secara ekonomi akibat korupsi tersebut. Tetapi juga ada kerugian dari kerusakan alam dan kerugian ekologis yang dampaknya jauh lebih besar dan jangka panjang bagi bangsa Indonesia.
“Kalau secara jumlah, kita harus melihat dulu, itu jumlah muncul dari hasil perhitungan hasil kerugian negara yang berasal dari kerusakan lingkungan, kerugian ekologis dan sebagainya. Tapi yang jelas menurut saya aktornya tidak tunggal, tidak hanya dari swasta. Bisa aktor lain, entah itu pemerintah, aparat penegak hukum, atau yang lain juga. Kita tidak tahu sampai sekarang. Itu Kejaksaan seharusnya lebih progresif untuk mengembangkan kasus yang ada sampai saat ini,” pungkasnya.
(Z-9)
Langkah penjajakan investasi tersebut dianggap amat penting, karena Indonesia disebut berkontribusi sekitar 18% terhadap pasokan timah dunia.
PT Timah Tbk resmi mengumumkan peluang kerja sama kemitraan tambang yang terbuka bagi para mitra potensial khusunya penambangan di laut dengan Kapal Isap Produksi.
DALAM upaya memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik serta para pemegang saham, PT Timah Tbk menggelar Public Expose Insidentil secara daring pada Rabu (15/10).
Dalam upaya memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik serta para pemegang saham, PT Timah Tbk menggelar Public Expose Insidentil secara daring pada Rabu (15/10).
Pemerintah melalui Kejaksaan Agung baru-baru ini menyerahkan sejumlah aset rampasan negara senilai sekitar Rp6-7 triliun, termasuk enam smelter timah
KPK merasa puas dengan keputusan hakim memberikan pidana denda dan pengganti kepada Antonius, yang dinilai sesuai dengan harapan jaksa.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus korupsi ekspor CPO 2020–2024. Negara diperkirakan rugi Rp14,3 triliun akibat manipulasi klasifikasi produk untuk hindari aturan DMO.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
KPK menyatakan tidak mempermasalahkan batalnya Jamdatun Kejagung Narendra Jatna bersaksi dalam sidang ekstradisi buronan Paulus Tannos di Singapura karena sudah ada afidavit.
Kejaksaan Agung menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memeriksa eks pejabat BUMN terkait dugaan kebocoran anggaran.
Strategi Kejaksaan menelusuri fenomena regulatory capture atau penyanderaan kebijakan oleh kepentingan vendor sangat krusial dalam kasus ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved