Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Harapan bergulirnya hak angket terkait kecurangan Pemilu 2024 semakin besar setelah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ikut bersuara. Opsi itu dinilai bukan lagi sebuah gertakan biasa.
“Dukungan PPP terhadap usulan hak angket mematahkan persepsi yang menyebut hak angket hanya gertak sambal,” kata Pengamat Politik Karyono Wibowo kepada, Minggu (3/3).
Karyono meyakini PPP sudah membulatkan tekad untuk mengajukan hak angket. Pasalnya, pernyataan itu sudah dicetuskan ke publik.
Baca juga : Formappi Dukung Rencana Hak Angket DPR soal Kecurangan Pemilu
“Pernyataan PPP yang mendukung penggunaan hak angket DPR untuk mengusut kecurangan pemilu itu disampaikan oleh petinggi. Hal ini menunjukkan soliditas PPP masih terjaga,” ujar Karyono.
Sejumlah partai pendukung Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo pun dinilai masih konsisten untuk mendukung digulirkannya hak angket. Apalagi, kata Karyono, PDIP sangat serius untuk mengambil opsi tersebut.
“Sejauh ini, sikap PDIP juga menunjukkan dukungan terhadap penggunaan hak angket. Sejauh pengamatan saya, PDIP sedang melalukan kajian secara komprehensif dan holistik terkait itu,” tuturnya.
Baca juga : Belum ada Pembahasan Hak Angket Kecurangan Pemilu di Fraksi PDIP
Dia meyakini hak angket akan benar-benar terjadi. Pengambilan opsi tersebut juga dinilai tidak akan bisa disetop meski ada pihak yang mencoba menghentikannya.
“Hak angket sulit dibendung jika PDIP dan partai partai yang tergabung dalam koalisi 01 dan 03 solid dan memiliki tekad yang sama. Terlebih lagi, gerakan masyarakat sipil juga memiliki pandangan dan semangat yang sama sama mendukung hak angket untuk membongkar dugaan kecurangan pemilu,” ujar Karyono.
Sebelumnya, PPP akhirnya menyatakan sikap untuk mendukung usul hak angket Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang pertama kali diinisiasi oleh calon presiden Ganjar Pranowo. Penegasan itu disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Muhammad Romahurmuziy.
"Ini bukan soal menang dan kalah, ini bukan soal sekedar kontra terhadap tuduhan bahwa kecurangan itu adalah narasi yang dibangun oleh pihak yang kalah. Ini soal bagaimana mengungkap apa yang terjadi pada saat Pemilu kemarin, ini soal meluruskan arah demokrasi kita yang sempat bengkok pada pelaksanaan pemilu," kata Romahurmuziy. (Z-11)
Sejak pagi, ribuan anggota kepolisian dan TNI sudah terlihat melakukan penjagaan ketat di seputar Gedung DPRD dan Kantor Bupati Pati.
Ratusan petugas kepolisian yang sejak pagi tejah melakukan kesiagaan di seputar Alun-alun Pati tersebut, langsung bergerak untuk melerai kedua kubu.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diduga merubah kebijakan kepada BPKH tentang pencairan dana yang tidak sesuai dengan raker panja DPR dan pemerintah serta Kepres.
Anggota Komisi VI DPR RI, Nusron Wahid secara resmi terpilih sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Angket
PANITIA khusus (pansus) angket haji yang dibentuk DPR merupakan bagian dari fungsi pengawasan lembaga legislatif dalam merespons persoalan.
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengatakan pihaknya bertanya-tanya mengenai bergulirnya Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji 2024
DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau menunjukkan soliditas organisasi dengan sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IX,
Ketua Umum PPP Mardiono melakukan silaturahmi ke kediaman Din Syamsuddin
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengajak Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) ikut mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi
Muhamad Mardiono mengatakan ada orang baik yang memfasilitasi rekonsiliasi PPP antara kubunya dengan kubu Agus Suparmanto.
Lebih lanjut Supratman menjelaskan bahwa Presiden Prabowo selalu mengatakan partai politik harus menyelesaikan masalahnya sendiri bila memiliki persoalan.
Supratman mengatakan, pemerintah menyerahkan PPP untuk mengurus organisasinya saat ini. Pemerintah menegaskan tidak mau ikut campur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved