Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menyebut ada yang kangen dengan co-capt Timnas Anies-Muhaimin (Amin), Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong. Pasalnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sempat dituding mensontek dari Tim Lembong saat debat terakhir cawapres oleh Gibran Rakabuming Raka.
"Ya mungkin ada yang kangen ama Tom, Tom itu dulu penulis pidato. Tanyain saja berapa kali nulis pidato," kata Anies di Stadion Mini Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/1).
Gibran tercatat menyebut empat kali nama Tom Lembong saat debat Pilpres 2024. Salah satunya saat Cak Imin disebut melihat contekan.
Baca juga: Tom Lembong: Kesepakatan Freeport Baru Langkah Awal
"Mungkin Gus Muhaimin juga tidak paham dengan pertanyaan yang diberikan ke saya. Mungkin itu kan dapat contekan dari Pak Tom Lembong itu kan," ucap Gibran saat debat di JCC Senayan, Jakarta, Minggu malam, 21 Januari 2024.
Tom Lembong pernah menjabat Menteri Perdagangan (Mendag) RI periode 2015-2016 dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 2016-2019. Dia juga sempat diisukan menjadi orang di balik layar pidato Presiden Jokowi yang ikonik.
Pidato tersebut seperti pidato 'Game of Thrones' di pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali pada 2018 dan juga pidato 'Thanos' pada Forum Ekonomi Dunia. (Z-10)
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
ANGGOTA Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengapresiasi putusan MK yang menghapus ambang batas presiden (presidential threshold)
MAJELIS hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta akan membacakan putusan soal gugatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kamis (10/10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved