Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) merilis hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan bahwa debat capres dan cawapres bisa mengubah pilihan politik generasi Z.
Direktur Eksekutif ASI Ali Rifan mengungkapkan pihaknya melibatkan 1.200 responden yang merupakan generasi Z. Sebanyak 73,4% dari mereka menyaksikan debat perdana capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 12 Desember silam.
Dari temuan itu, sebanyak 63,3% pemilih muda mengaku acara debat politik tersebut bisa mengubah pilihan politik mereka.
Baca juga: Anies Janjikan Perubahan dan Perbaiki Nasib para Keluarga
"Sementara, yang mengatakan tidak bisa mengubah ada 28,7%, dan yang tidak menjawab 8%," ujar Ali melalui keterangan tertulis.
Ia juga mengatakan survei yang dilakukan turut merekam berbagai faktor yang menjadi penentu berubahnya pilihan Gen Z. Ada lima besar prefrensi yakni gagasan dan program kerja 42,5%, kepedulian terhadap rakyat 27,5%, kecerdasan 17,7%, agama 5,8%, dan partai pengusung 5,1%.
Baca juga: Satpol PP Garut Dukung Gibran, Anies Pertanyakan Sikap Pemerintah
Survei dilakukan pada 16 sampai 21 Desember 2023 dan digelar di 34 provinsi. Populasi survei ialah generasi Z yang berada di rentang usia 17 sampai 23 tahun. Survei digelar dengan cara telesurvei, melalui metode random digit dialing (RDD). Adapun, margin of error adalah kurang lebih 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
Terlebih, hasil survei terkini Median menempatkan elektabilitas Anies dan KDM masuk tiga besar di bawah Prabowo.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved