Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam menilai Menteri BUMN Erick Thohir menjadi pilihan tepat untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari calon presiden (capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang. Apalagi jika pertimbangan utama adalah ingin memenangkan suara di wilayah Jawa Timur yang menjadi basis utama Nahdlatul Ulama (NU).
"Jadi Prabowo kalau pertimbangannya wilayah Jawa Timur, ia harus memilih tokoh-tokoh nahdliyin yang punya kekuatan struktur seperti Erick Thohir," kata Surokim saat dihubungi, Kamis (12/10).
Seperti diketahui, Erick Thohir merupakan bagian dari keluarga besar NU. Ia adalah Anggota Kehormatan Banser yang aktif berkontribusi untuk NU. Keterlibatan Erick Thohir kepada warga NU jelas terlihat. Seperti banyak memberikan bantuan kepada pondok pesantren seperti acara sholawatan hingga penyantunan anak yatim.
Baca juga: Erick Thohir Ditunjuk jadi Ad-Interim Gantikan Luhut
Selain itu, Erick Thohir mengajak kalangan perempuan atau Fatayat NU untuk bersama-sama mendorong perkembangan ekonomi kerakyatan. Ia percaya perempuan memiliki potensi yang cukup besar untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Atas kontribusinya terhadap nahdliyin, Erick Thohir mengemban amanah sebagai Ketua Steering Committee (SC) Panitia 1 Abad NU. Tentu ini menjadi daya tarik pemilih NU terfokus pada pemimpin andalan dan kepercayaan Presiden Jokowi tersebut.
Baca juga: NU Jadi Kunci Penting untuk Menang di Pilpres 2024
Hal itu dibuktikan melalui survei Poltracking Indonesia periode September 2023 bertajuk Peta Kekuatan Elektoral Capres - Cawapres di Provinsi Penentu & Terpadat Kedua Jawa Timur. Berdasarkan organisasi Islam di Jawa Timur menunjukkan nama Erick Thohir menduduki posisi teratas sebagai cawapres dengan hasil 20,8 persen.
Ia berhasil mengalahkan kandidat cawapres lain Menpolhukam Mahfud MD sebesar 17,2 persen, Ketum PKB Muhaimin Iskandar 16,7 persen dan Gubernur Jawa Timur Khofifah 13,7 persen.
"Erick Thohir bisa jadi pertimbangan yang tepat untuk Prabowo, jika melihat pengalaman selama ini pemilih Jawa Timur kan selalu menjadi penentu," pungkas Surokim. (Z-7)
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pelapor adalah bagian dari Aliansi Pemuda NU dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah.
Rizki menilai pernyataan Panji telah merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
Tradisi tabayyun di kalangan ulama dan warga NU telah lama familiar dan mengakar.
Bagaimana pula kekisruhan berujung, Gus Yahya bertahan atau akhirnya tumbang?
AKTIVIS muda dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) Lily Faidatin menilai rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional pada Presiden Kedua Soeharto tak adil bagi para korban selama masa Orde Baru
AKTIVIS muda Nahdlatul Ulama (NU) Lily Faidatin menegaskan penolakannya terhadap rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada mantan pemimpin rezim Orde Baru, Soeharto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved