Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengamat politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Mada Sukmajati menyebut wacana Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan dua pasangan calon saja tidak ada salahnya. Menurutnya, pilpres memang bukan untuk sekadar memberi kesempatan bagi banyak paslon, melainkan untuk menjadi ajang beradu gagasan dan ide dalam membangun bangsa.
"Saya kira itu ada baiknya juga karena kalau kita lihat dari tiga capres yang ada, Prabowo dan Ganjar itu hampir mirip ide dan gagasannya," ujar Mada kepada Media Indonesia, Minggu (24/9).
Ia menilai akan percuma jika ada banyak capres yang bersaing namun pada dasarnya memiliki satu ide dan gagasan yang sama.
Baca juga: Muncul di Tayangan Azan, KPPI Nilai Ganjar Pranowo Lakukan Pencitraan
"Karena yang dibutuhkan dalam pilpres adalah paslon dengan gagasan yang berbeda. Mereka harus menawarkan berbagai solusi membangun bangsa. Jadi, percuma kalau banyak paslon tapi ide dan gagasannya sama semua. Politik kita ke depan memang harus lebih cerdas, lebih pada ide dan gagasan," jelasnya.
Tidak hanya itu, menurutnya, pilpres dengan dua paslon saja juga akan menciptakan efisien dari segi biaya. Pelaksanaan pilpres satu putaran juga tidak membuat rakyat terlalu lama terlarut dalam persaingan politik.
Baca juga: Dukung Pemilu 2024, Google dan Youtube Sajikan Informasi Terpercaya
Ia berpandangan potensi polarisasi masih akan menjadi tantangan. Hal itu pun harus sudah bisa diantisipasi dengan memberikan pendidikan politik yang maksimal kepada masyarakat, bukan diatasi hanya dengan menambah jumlah paslon.
"Pengalaman 2019 dan 2014 memang jadi tantangan. Namun, saya kira masyarakat kita sudah lebih cerdas dalam menghadapi berbagai dinamika politik," tandasnya. (Z-11)
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved