Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk jadi calon wakil presiden (cawapres) terus mengalir. Dukungan ini juga datang dari massa ‘basis hijau’ yakni para pendukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan organisasi Islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU).
Terekam dari hasil survei tatap muka terbaru dari Indikator Politik Indonesia periode 20-24 Juni 2023, menteri andalan dan kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut banyak mendapatkan dukungan dari basis massa PKB dan NU atau Nahdliyin.
Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi mengatakan Erick Thohir berada di posisi pertama sebagai cawapres yang mendapatkan dukungan basis massa PKB dan diikuti oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.
Baca juga: Godok 5 Nama Terkuat, PDIP akan Umumkan Cawapres Ganjar pada 4 November
“Basis PKB banyak yang memilih Erick Thohir dan Khofifah,” terang Burhanuddin.
Erick Thohir terekam mendapatkan dukungan terbanyak dari massa PKB kemudian diikuti Khofifah mengikuti di belakangnya. Anggota Kehormatan Banser NU tersebut terekam mendapatkan dukungan sebesar 33,1 persen di basis massa PKB.
Baca juga: PKB Menganggap Prabowo Berkhianat Jika Tak Pilih Cak Imin sebagai Cawapres
Sedangkan Khofifah berada di tempat kedua dengan dukungan sebesar 25,3 persen. Perlu diketahui, hasil bedah survei ini berdasarkan simulasi lima nama cawapres dengan elektabilitas tertinggi versi Indikator.
Dalam simulasi lima nama tersebut, Erick Thohir juga terekam bertengger di posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 22,9 persen. Sedangkan di posisi kedua dan ketiga terdapat Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dan Menparekraf Sandiaga Uno.
Kemudian, di bassi massa NU atau nahdliyin, Erick Thohir juga mendapatkan dukungan tertinggi. Ketua Steering Committee (SC) Panitia Harlah ke-100 NU mendapatkan dukungan sebesar 24,5 persen dari para nahdliyin atau warga NU.
Di belakang Erick Thohir terdapat Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dengan memperoleh dukungan sebesar 21,0 persen. Dengan hasil ini, Erick Thohir menjadi pilihan utama di ‘basis hijau’ yakni pendukung PKB dan NU untuk menjadi cawapres di Pilpres 2024 mendatang.
“Untuk cawapres hasilnya begini, Erick Thohir menempati peringkat pertama. Kita juga masukkan nama-nama ketum, seperti Muhaimin dan Airlangga Hartarto dan hasilnya Erick Thohir unggul,” pungkas Burhanuddin. (Z-7)
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
ANGGOTA Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengapresiasi putusan MK yang menghapus ambang batas presiden (presidential threshold)
PRESIDEN Prabowo mengatakan peran strategis NU berperan dalam menjaga pilar kebangsaan melalui persatuan
PRESIDEN Prabowo Subianto mengklaim bahwa Indonesia pertama kali menjadi yang memiliki lahan di Mekah, Arab Saudi. Tanah tersebut akan digunakan untuk Kampung Haji Indonesia
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan doa dan harapannya untuk masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan tahun ini.
PRESIDEN Prabowo Subianto hadir dalam acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2).
NAHDLATUL Ulama (NU) Kalimantan Timur akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir Satu Abad NU Miladiyah pada 31 Januari 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
PBNU menerima permohonan maaf Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, atas kelalaian dan ketidakcermatan dalam mengundang narasumber AKN-NU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved