Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan label hadiah di beberapa laporan Menpora Dito Ariotedjo dinilai tidak tepat. Seharusnya itu disebut sebagai hibah mengingat merupakan pemberian orang tua Dito.
Deputi Pencegahan dan monitoring KPK Pahala Nainggolan mengungkapkan konotasi hadiah akan menjadi lebih dekat dengan gratifikasi.
"Beliau lebih tepat menuliskan hadiah itu sebagai hibah tanpa akta. Kalau hadiah konotasinya gratifikasi, padahal ini dari keluarga, tidak terkait jabatan," kata Pahala baru-baru ini.
Baca juga: Menpora Dito Siap Klarifikasi LHKPN-nya ke KPK
Sebelumnya, dalam LHKPN, Menpora melaporkan empat rumah dan satu mobil senilai Rp162 miliar sebagai hadiah dari orang tua.
Baca juga: Dampingi Menpora Dito Ariotedjo, Cinta Laura Jadi Duta Piala Dunia FIBA 2023
Pahala melanjutkan dalam pandangannya, pelaporan LHKPN Dito sudah baik dan juga sudah bisa terpantau oleh publik. Persoalan hadiah itu juga sebenarnya hanya pemberian label yang tidak tepat. (Z-6)
Erick diharapkan mampu mengangkat prestasi olahraga Indonesia di ajang internasional, khususnya SEA Games 2025 di Thailand.
Dito juga menitipkan pesan untuk keberlanjutan Kemenpora di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Apakah 'orang-orangnya' Jokowi yang masih tersisa akan terdepak juga?
Wamenpora Taufik Hidayat menegaskan seluruh program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus berlanjut meski terjadi pergantian menteri atau reshuffle
Sejak Senin (8/9), Dito Ariotedjo tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Presiden Prabowo belum melantik pengganti Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam reshuffle kabinet
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved