Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
GENERASI muda akan turut meramaikan pesta demokrasi Indonesia 2024. Namun, persebaran hoaks, disinformasi, dan misinformasi menjadi permasalahan besar bagi para pemilih muda.
Hal ini membuat para pemangku kebijakan diharuskan mencari solusi untuk memitigasi risiko yang terjadi, terutama di media sosial.
Melihat hal ini, Center for Digital Society (CfDS) berkolaborasi bersama IDN Times dalam Digitalk X GenZ Memilih dengan tema “Pengaruh Media Sosial terhadap Pilihan Gen Z di Pemilu 2024”.
Digitalk X GenZ Memilih menyampaikan sikap dan langkah yang harus diambil generasi muda pada Pemilu 2024.
Baca juga: Festival Pemilu Gembira Digelar Songsong Pesta Demokrasi
Hamdan Kurniawan (Ketua KPU DI Yogyakarta), Gielbran M. Noor (Ketua BEM KM UGM), dan Amelinda Pandu (Peneliti CfDS UGM) menjadi pembicara pada kesempatan ini dengan dimoderatori oleh Paulus Risang (Editor IDN Times Jogja).
Diskusi dapat diakses melalui link https://www.youtube.com/watch?v=WBDvU8eh-xo
Hamdan Kurniawan membuka sesi diskusi dengan transformasi yang KPU lakukan menggunakan teknologi lewat website yang telah disediakan, seperti SIPOL yang digunakan untuk pendaftaran dan verifikasi Partai Politik dan Calon Peserta Pemilu.
Pemilih Pemula Diharap Jadi Pemilih Rasional
Di Pemilu tahun 2024, KPU Yogyakarta telah meminta institusi pendidikan di Yogyakarta untuk mendata mahasiswa sehingga dapat melakukan Pemilu lewat TPS di lokasi khusus tanpa harus pulang ke daerah masing-masing.
Pemilih pemula ini diharapkan menjadi pemilih yang rasional, mandiri, dan bertanggung jawab sehingga dapat merajut nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi.
Diskusi juga menyoroti tentang perbaikan kaderisasi partai, memfokuskan pada value calon peserta pemilu alih-alih pada area materialistis sehingga hal ini akan menaikan persentase kepercayaan publik.
“Fokus dari kontestan politik adalah untuk menjawab permasalahan regionalnya karena setiap regional punya permasalahannya masing-masing yang kuncinya dipegang oleh calon peserta Pemilu”, jelas Gielbran.
Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, Aljabar Strategic: Parpol Butuh Peremajaan Pemilih
Tidak hanya Parpol dan calon peserta Pemilu, publik pun harus terliterasi dengan baik. Saat ini, literasi politik hanya sebatas waktu dan teknis pemilihan.
Padahal, literasi politik juga masuk ke dalam ketahanan pemilih terhadap intimidasi dan bujukan transaksional yang tidak sehat. Pencerdasan literasi politik juga harus mulai dialihkan melalui media sosial alih-alih hanya difokuskan pada sistem konvensional.
Pencerdasan Literasi Politik
Pencerdasan literasi politik ini akan menghasilkan pemilih pemula yang paham akan perannya. Ada dua peran yang dimainkan oleh pemilih pemula.
Peran pertama adalah mengawal pemilu dengan turut aktif mengedukasi orang sekitar tentang hoaks, disinformasi dan misinformasi serta aktif terlibat melaporkan konten berbahaya.
Peran kedua adalah menjaga untuk tidak lengah dan terbawa arus dengan tidak turut menyebarkan konten berbahaya lewat media sosial masing-masing.
Baca juga: KPU Optimalisasikan Media Sosial menyasar Pemilih Gen Z
Pemilih pemula juga harus memperhatikan akun media sosial pelaksana dan peserta kampanye, iklan kampanye, dan konten berbahaya yang membawa ke tindakan kebencian.
“Sebagai pemilih pemula, kita harus menerapkan digital culture, yakni kemampuan membaca dan membangun wawasan kebangsaan, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika di kehidupan sehari-hari”, jelas Amelinda menutup diskusinya. (RO/S-4)
PSI mengajak pemilih pemula di Bekasi untuk lebih melek politik, menekankan pentingnya literasi informasi dan keterlibatan aktif generasi muda.
Pemilihan ketua OSIS dengan sistem e-voting di SMA Negeri 2 Temanggung, Jawa Tengah.
KOMISIONER Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Yogyakarta, melakukan sosialisasi Pilkada ke Gen Z.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, telah memprioritaskan pelayanan pembuatan KTP bagi pemilih pemula menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) 2024.
KPU Kota Tangerang juga gencar menyelenggarakan program sosialisasi di setiap kelurahan. Dengan melibatkan Karang Taruna di masing-masing wilayah.
Untuk capaian total aktivasi IKD di Sidoarjo saat ini sudah tembus lebih 121 ribu orang.
BPIP dan UMY menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Pembinaan Ideologi Pancasila
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
PP GP Ansor menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang melarang kepemilikan akun media sosial (medsos) dan platform digital
Elvine mengajak para mahasiswa memahami bahwa ketangguhan mental merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang ketika memasuki dunia kerja.
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
Kehadiran generasi muda dengan literasi teknologi tinggi dipandang sebagai faktor penentu daya saing industri nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved