Kamis 19 Januari 2023, 13:23 WIB

Kemkominfo Siapkan Strategi Jitu Jaga Ruang Publik Jelang Pemilu 2024

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Kemkominfo Siapkan Strategi Jitu Jaga Ruang Publik Jelang Pemilu 2024

Kemenkominfo
Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informatika Sub Urusan Informasi dan Komunikasi Publik, Rabu (18/1) di Tangerang Selatan.

 

Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 harus mencerminkan nilai-nilai demokratis yang dapat menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat sesuai tuntutan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemilu adalah sarana bagi masyarakat untuk terlibat dalam menentukan figur dan arah kepemimpinan bangsa Indonesia.

Demikian dikatakan Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Hasyim Gautama, saat membacakan sambutan tertulis Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dalam Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informatika Sub Urusan Informasi dan Komunikasi Publik, Rabu (18/1) di Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

“Dengan terpilihnya pemimpin kita baik di eksekutif maupun legislatif nanti, akan sangat menentukan nasib bangsa Indonesia selama lima tahun ke depan,” katanya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun dikatakan Hasyim telah menyiapkan tiga strategi di tingkat hulu, tengah, dan hilir untuk menjaga demokrasi di ruang digital, selama masa Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

“Kementerian Kominfo berupaya menjaga demokrasi di ruang digital dengan tiga lapis strategi tersebut sebagai upaya memerangi penyebaran hoaks, misinformasi, dan ujaran kebencian. Tujuan utamanya adalah menghasilkan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 yang berkualitas,” ujarnya.

Penyelenggaraan yang berkualitas akan memberikan jaminan hasil Pemilu yang terpercaya. Kompetisi diyakini akan berjalan sehat karena komunikasi partisipatif, tingkat keterwakilan politik warga yang lebih tinggi, serta memiliki mekanisme pertanggung jawaban yang jelas.

Pada tahapan hulu, Kementerian Kominfo menjalankan program Literasi Digital, yang meliputi keterampilan digital (digital skill), etika digital (digital ethics), budaya digital (digital culture), dan keamanan digital (digital safety). Program ini dilakukan masif dan menggandeng berbagai komunitas.

Pada tahapan menengah, Kementerian Kominfo melakukan tindakan cepat dalam menangani dan menghapus akses konten yang terindikasi negatif di situs web, platform digital.

Hingga 4 Januari 2023, Kominfo telah menangani atau blokir 1321 konten hoaks yang berkaitan dengan politik. “Itu memberikan sinyal akan ada banyak lagi di saat kampanye politik dimulai,” ujar Hasyim. (RO/M-3)

Baca Juga

Ist

Pengamat: Memiliki Sifat Egaliter, Erick Diterima Seluruh Lapisan Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 10:00 WIB
Dengan sifat yang egaliter yang tidak membeda-bedakan suku ras dan agama, menurut Sukri, membuat Erick sangat mudah diterima oleh seluruh...
MI/Duta

Presiden: NU Sudah Beri Warna yang Luar Biasa

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 07 Februari 2023, 09:56 WIB
NU telah menunjukkan bahwa ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an bisa berjalan beriringan, bisa menjadi satu kesatuan, rukun dalam...
Ist/DPR

Komisi I DPR Apresiasi Kesiapan Provinsi Jatim dalam Program Satu Data Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 09:28 WIB
Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dan perlindungan data yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya