Senin 02 Januari 2023, 16:37 WIB

PDIP Buka Pintu Erick Thohir sebagai Cawapres

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
PDIP Buka Pintu Erick Thohir sebagai Cawapres

Antara
Menteri BUMN Erick Thohir

 

POLITISI PDI-Perjuangan Adian Napitupulu dengan tangan terbuka menerima Menteri BUMN Erick Thohir jika diusung sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada 2024. Apalagi Erick memiliki elektabilitas tinggi sebagai cawapres dari temuan berbagai lembaga survei di Indonesia.

“Tergantung partai. Apapun keputusan partai, siapapun kita terima termasuk menjadi wakil presiden,” terang Adian ketika ditanya potensi Erick Thohir menjadi cawapres dari PDI Perjuangan.

Seperti diketahui, Erick Thohir merupakan cawapres potensial saat ini berdasarkan temuan berbagai lembaga survei. Menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi ini terekam dalam temuan nasional terbaru lebaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) periode 1-10 Desember merupakan cawapres terkuat.

Angka elektabilitas Erick Thohir berada di peringkat pertama ketika dilakukan survei di seluruh masyarakat Indonesia. Eks Presiden Inter Milan ini memiliki angka elektabilitas sebesar 19,2 persen.

Menguntit di belakang Erick Thohir terdapat Gubernur Jawa Barat (Jabar) dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Di mana keduanya memiliki elektabilitas sebesar 16,1 persen dan 4,1 persen.

Tidak jauh berbeda, di mana berdasarkan hasil temuan nasional terbaru Poltracking Indonesia, elektabilitas Erick Thohir juga berada di posisi pertama sebagai cawapres. Dari simulasi 10 nama cawapres, tokoh pemimpin yang bekerja nyata ini memiliki elektabilitas sebesar 16,1 persen di periode 21 - 27 November.

Angka tersebut kembali mengungguli Ridwan Kamil dan AHY. Angka elektabilitas cawapres dua pemimpin tersebut diketahui sebesar 15,1 persen dan 12,0 persen.

Dari survei yang sama, Erick Thohir bahkan terekam sangat kuat ketika dipasangakan dengan kader dari PDI Perjuangan yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Duet Ganjar Pranowo- Erick Thohir terekam sebesar 33,1 persen. 

Angka elektabilitas tersebut menjadi yang teratas dalam berbagai simulasi. Ketika Ganjar Pranowo dipasangkan dengan Ridwan Kamil angka elektabilitas justru menurun menjadi 30,5 persen.

Maka dari itu, Adian menyatakan menyerahkan keputusan cawapres kepada PDI Perjuangan. Mengingat keputusan partai berdasarkan berbagai pertimbangan matang dan memiliki banyak masukan dari berbagai pihak.

“Partai punya banyak sekali telinga, punya banyak sekali mata, punya banyak sekali masukan dari kiri kanan atas bawah, sehingga dalam mengkaji dan memutuskan partai lebih valid,” pungkas Adian. (OL-8)

Baca Juga

MI/Usman Iskandar.

Nama Bakal Calon Wakil Presiden Anies Baswedan Mulai Mengerucut

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:30 WIB
Parpol anggota Koalisi Perubahan terutama Tim Kecil terus melakukan pembahasan tentang sosok pendamping...
dok.PPP

Mardiono Arahkan Fraksi PPP di DPR RI Gaspol Kerja Elektoral Jelang Pemilu 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 17:40 WIB
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono memberikan arahan kepada anggota fraksinya di DPR RI untuk mulai aktif...
Antara

Komnas HAM Hormati Proses Hukum Lukas Enembe oleh KPK

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 16:18 WIB
Komnas HAM RI menghormati proses hukum yang sedang ditempuh Lukas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya