Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) diminta oleh ratusan massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Indonesia Bersatu (GPIB) untuk memecat Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa. Hal tersebut dilakukan lantaran Suharso diduga melakukan korupsi.
"Suharso telah diduga kuat melakukan pemalsuan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan gratifikasi penggunaan private jet. Maka kami minta kepada Presiden Jokowi untuk memecatnya dari jabatan Menteri Bappenas,” ujar Koordinator Aksi, Ian di depan Gedung Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Ian menjelaskan, terkait dugaan pemalsuaan LHKPN oleh Suharso harus segera diselidiki secara mendalam. Sebab, menurutnya perbuatan Suharso dinilai telah merugikan perekonomian negara.
“Kejanggalan atas peningkatan harta kekayaan Suharso yang tidak rasional perlu dipertanyakan darimana asalnya. Maka kami juga mendesak KPK dan BPK untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut,” ungkapnya.
Menurut Ian, selain dugaan korupsi Suharso juga memiliki banyak masalah selama menjadi menteri. Salah satunya terkait dugaan penghinaan kepada kiai yang mengakibatkan Suharso dipecat dari jabatan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Kami mengapresiasi PPP yang mengambil langkah tegas dengan tidak menjadikan Suharso sebagai ketua umumnya. Kami pun berharap, Presiden, KPK, BPK, serta Polri mau menindaklanjuti dan mengambil keputusan terkait kasus Suharso,” tutupnya. (OL-13)
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved