Sabtu 03 September 2022, 15:36 WIB

Isu Presiden Perempuan Ampuh Dongkrak Popularitas Puan

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Isu Presiden Perempuan Ampuh Dongkrak Popularitas Puan

ANTARA FOTO/Nyoman Hendra
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani

 

ISU akan adanya calon presiden yang mewakili perempuan untuk 2024 terbukti ampuh mendongkrak popularitas Ketua DPR RI Puan Maharani. Tingkat popularitas Puan Maharani saat ini sebesar 88,4% berada di urutan kedua setelah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebesar 95,6%.

"Kalau untuk tingkat kesenangan masyarakat, Puan mengantongi 50,0% sementara prabowo 77,2%," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo saat memaparkan hasil surveynya di Jakarta, Sabtu (3/9).

Survei yang dilakukan pada 3-18 Agustus 2022 ini juga memotret alasan responden untuk memilih Puan Maharani sebagai presiden. Mayoritas atau sebanyak 23,4% responden menyatakan memilih Puan Maharani karena dianggap memiliki karakter tegas dan berani.

"Isu rembesan presiden perempuan memang berpengaruh terhadap ketahuan masyarakat terhadap nama Puan Maharani," ungkapnya.

Mengenai elektabilitas, Kunto menyebut saat ini elektabilitas Puan Maharani berada di atas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebesar 7,7%. Hasil survei menunjukkan elektabilitas Puan sebesar 9,6%.

"Elektabilitas tertinggi masih didominasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 26%, diikuti Prabowo Subianto 18,0%, lalu Gubernur DKI Jakarta di urutan ketiga Aneis Baswedan 14,5%," tutur Kunto.

Baca juga: Puan Maharani Serap Aspirasi Masyarakat Humbang Hasundutan

Kunto menjelaskan survei menggunakan metode face to face interview. Terdapat 1197 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh wilayah Indonesia. Meski elektabilitas Puan Maharani terus meningkat, namun Kunto menuturkan 40,9% responden masih bisa merubah pilihannya saat pemilu mendatang.

"40,9% responden menyatakan bisa saja berpaling dari Puan sementara 58,2% dan 57,9% pemilih Ganjar Anies masih bisa mengubah pilihannya," tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Politikus PDIP Masinton Pasaribu menuturkan posisi laki-laki dan perempuan berimbang dalam era demokrasi modern. Perempuan saat ini bisa menjadi leading sector dan membangun sinergitas kepemimpinan yang harmoni.

"Kalau saya bicara Mba Puan tentu beliau sebagai Ketua DPR RI dengan 420.000 suara. Tertinggi dalam sejarah legislatif kita. Artinya pola membangun relasi kedekatan sebagai pejabat yang dipilih oleh rakyat mampu membangun relasi kedekatan itu," ungkapnya.

Sebagai Ketua DPR RI, Puan Maharani dikatakan oleh Masinton juga mampu menengahi wacana penundaan pemilu yang beredar di masyarakat. Beliau mampu menjaga mandat dan amanat reformasi yang diperjuangkan di tahun 1998 agar pemilu tetap sesuai jadwal.

"Artinya, bagaimana leadership dan karakter walaupun di tengah tekanan wacana beliau tetap punya sikap. Begitu juga terkait pembahasan RUU TPKS yang pada periode kepemimpinan beliau akhirnya disahkan," ungkapnya.(OL-5)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Indrayadi

KPK Belum Dapatkan Informasi Sahih Terkait Kondisi Kesehatan Lukas Enembe

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 00:57 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan sampai saat ini belum mendapatkan informasi yang sahih soal kondisi kesehatan Gubernur Papua...
MI/Susanto

CSIS Rilis Survei Milenial dan Gen Z Unggulkan Ganjar Pranowo

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 00:05 WIB
Lembaga survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) telah merilis hasil survei di mana pemilih milenial dan generasi Z...
Dok. BPIP

Kepala BPIP : Perkuat Ideologi Pancasila dan Jadilah Problem Solver

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 21:39 WIB
“Kita adalah bangsa yang paling diridhoi, dicintai, dikasihi oleh Allah SWT. Tinggal lakukan 2 hal. Bersyukur dengan memperkuat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya