Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Kompolnas Poengky Indarti mengaku prihatin atas ditangkapnya Kasat Narkoba Polres Karawang berinisal AKP ENM (Edi Nurdin Massa) yang diduga terlibat peredaran narkoba.
Poengky juga menyesalkan aparat hukum justru bermain-main dan bertindak bertolak belakang dari tugasnya sebagai polisi.
Poengky menilai saat ini pihaknya menunggu proses penyidikan lebih lanjut yang dilakukan Polri. Ia berharap penyidikan dapat dilakukan secara profesional, transparan, independen, dan didukung secara ilmiah.
Selain itu, Poengky juga meminta ada hukuman pidana dan kode etik bagi ENM jika terbukti mengedarkan narkoba.
"Narkoba adalah musuh bersama, oleh karena itu Kompolnas mendorong proses pidana dan etik kepada yang bersangkutan perlu dilakukan dengan tegas agar ada efek jera," kata Poengky, melalui keterangannya, Kamis (18/8).
Lebih lanjut, Poengky juga meminta Polri agar terus melakukan penyelidikan dan menjerat anggota lainnya yang terlibat.
"Perlu didalami apakah yang bersangkutan bekerja sendiri atau melibatkan anggota lainnya. Yang bersangkutan perlu juga dikenai pasal UU TPPU jika diduga terlibat jaringan narkoba," katanya.
Baca juga: IPW Sebut Perlawan Kubu Sambo ke Timsus Kapolri di Kasus Brigadir J Masih Ada
Sebelumnya, Dittipid Narkoba Bareskrim Polri menangkap Kasat Narkoba Polres Karawang AKP ENM yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di beberapa tempat hiburan malam.
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Siregar menjelaskan, AKP ENM ditangkap di Basement Taman Sari Mahogani Apartemen, Karawang, Jawa Barat pada Kamis (11/8) lalu.
Penangkapan terhadap AKP ENM merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan peredaran narkotika di beberapa tempat hiburan malam di kawasan Bandung. Seorang tersangka bernama Juki lebih dulu diamankan.
Juki diketahui merupakan pemilik beberapa tempat hiburan malam di Bandung, seperti F3X Club Bandung dan FOX KTV Bandung.
Dari penangkapan terhadap Juki, lanjut Krisno, pihaknya mendapat 2 tersangka lagi. Mereka berinisial JS dan RH yang merupakan pemasok ekstasi.
"Tim melakukan pengembangan dan mendapatkan alat bukti bahwa tersangka JS dan RH pernah mengantar 2000 butir pil ekstasi ke tersangka Juki pemilik THM FOX Club dan F3X KTV Bandung bersama dengan saudara ENM," terangnya.
Saat ditangkap, sejumlah barang bukti berupa narkotika turut diamankan dari tangan ENM. Yakni, 3 paket sabu dengan total seberat 101 gram, plastik klip berisi 2 butir ekstasi, seperangkat alat hisap sabu, dan uang Rp 27 juta.
Saat ini, AKP ENM masih dilakukan pemeriksaan intensif. Hal ini dilakukan guna mengembangkan pelaku lain yang terlibat dalan jaringan narkotika ini. (Faj)
Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik uang palsu
Para tersangka mengaku telah melakukan penyelundupan sebanyak dua kali dengan total volume mencapai 11,2 ton pasir timah.
Penyidik lembaga antirasuah juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Petugas menemukan satu pucuk pistol berwarna perak yang setelah diperiksa merupakan jenis airsoft gun.
Korban yang baru berusia 12 tahun dihentikan dan diminta tolong mencari adik pelaku bernama 'Rokim'.
LONJAKAN signifikan kunjungan wisatawan terjadi di sejumlah destinasi wisata pesisir Kabupaten Karawang selama momen libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 H.
PERILAKU konsumen dalam berbelanja terus berkembang.
Dua orang terduga pelaku pencurian sepeda motor menjadi sasaran amuk warga setelah aksi mereka terungkap di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
MENJELANG arus mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Karawang melakukan pengecekan kesiapan jalur mudik utama maupun jalur alternatif di wilayah Kabupaten Karawang.
Bantuan ambulans dari warga Karawang ini merupakan respons terhadap mendesaknya kebutuhan layanan kesehatan darurat di Jalur Gaza yang kian memprihatinkan.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved