Minggu 14 Agustus 2022, 07:45 WIB

PB PMII Ingatkan KPU-Bawaslu dan Parpol Agar tidak Korupsi Jelang Pemilu 2024

Basuki Eka Purnama | Politik dan Hukum
PB PMII Ingatkan KPU-Bawaslu dan Parpol Agar tidak Korupsi Jelang Pemilu 2024

Medcom
Ilustrasi

 

PENGURUS Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Partai Politik (Parpol) agar tidak korupsi menjelang Pemilu 2024

"PB PMII mengingatkan agar KPU, Bawaslu, dan Parpol, tidak terlibat dalam praktik korupsi dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2024," jelas Koordinator Nasional Pemantau Pemilu PB PMII Hasnu,  Minggu (14/8). 

Menurut Hasnu, ini sebenarnya seruan moral PMII kepada sejumlah parpol dan penyelenggara pemilu. Dia mengakui, salah satu tantangan bangsa ini mencapai pemilu rakyat yang demokratis dikarenakan parpol dan penyelenggara pemilu minim integritas. 

Baca juga: Hari Terakhir Pendaftaran Peserta Pemilu 2024, Dua Parpol belum Konfirmasi

"Bawaslu, KPU, dan Parpol harus bersih dari praktik korupsi. Jangan sampai penyelenggara dan partai politik terlibat," tegas Hasnu. 

Wasekjen PB PMII Bidang Politik, Hukum, dan HAM itu juga mengungkapkan, sebagai organisasi gerakan mahasiswa, PMII memiliki tugas moral dan kenegaraan dalam mendesain politik alternatif. 

"Politik alternatif PMII adalah menjembatani rakyat dan negara. Tujuannya, untuk menyadarkan penyelenggara negara untuk tidak melakukan korupsi, apalagi di Pemilu 2024. Bagi PMII, korupsi itu sangat menyengsarakan rakyat," jelas Hasnu. 

Hasnu menegaskan, pintu masuk korupsi dalam pemilu itu secara teori dan praktik adalah terjadinya jual beli surat rekomendasi. Apakah rekomendasi untuk calon kepala daerah seperti bupati dan wali kota, gubernur. Begitupun, calon legislatif. 

Maka dari itu, kata Hasnu, PB PMII mendorong KPK agar memastikan pelaku tindak pidana korupsi dalam pemilu 2024 mulai dari proses pendaftaran para parpol peserta Pemilu 2024 agar memastikan aliran keuangan parpol. Jika ditemukan rekening gendut agar segera ditindak tegas supaya jera. 

Hasnu juga mendorong KPK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian agar mengawasi secara baik investasi pihak asing dalam pelaksanaan pemilu 2024. Ia mengatakan, proses ini menjadi salah satu pintu masuk Bawaslu, KPU, dan Parpol melakukan korupsi dalam pemilu. 

"PB PMII sebagai lembaga pemantau pemilu 2024 memastikan secara benar agar pelaksanaan pemilu tanpa praktik korupsi. Tujuan kita semua yakni kedepan wajah demokrasi Indonesia adalah demokrasi yang bebas korupsi," tutup Hasnu. (RO/OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Arnas Padda

Presiden: TNI Harus Tingkatkan Profesionalitas

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 05 Oktober 2022, 13:22 WIB
"Di tengah tantangan bangsa yang kompleks, saya minta TNI terus meningkatkan profesionalitas. TNI harus terus secara bertahap...
MI/Adam Dwi

Komisioner Komnas HAM Baru Diharap Serius Tuntaskan Pelanggaran

👤Yakub Pryatama 🕔Rabu 05 Oktober 2022, 13:07 WIB
Usman mendesak komisioner Komnas HAM yang baru untuk segera menetapkan pembunuhan Munir sebagai pelanggaran HAM...
dok.mi

SMRC Sarankan PDIP Usung Capres yang Popoler untuk Kalahkan Anies

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 05 Oktober 2022, 06:10 WIB
PDI Perjuangan perlu mengusung calon yang juga populer. Ganjar Pranowo merupakan opsi yang tepat untuk maju dalam Pilpres 2024, saran...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya