Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH aktivis lingkungan dari Jawa Barat, Banten, dan DKI
Jakarta yang tergabung dalam Pemerhati Pembangunan dan Lingkungan Hidup
Indonesia (PPLHI) mendeklarasikan dukungan untuk Ridwan Kamil.
Mereka mendukung Gubernur Jawa Barat itu menjadi presiden pada Pemilu Presiden 2024. Sosok mantan Wali Kota Bandung itu dinilai memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan meski tanpa mengenyampingkan aspek pembangunan.
Ketua Umum PPLHI, Muhammad Nurman, menilai, kondisi lingkungan saat ini
sudah semakin buruk. Ini terlihat dari berbagai indikator yang mudah
dirasakan seperti bertambahnya polusi udara, berkurangnya hutan, hingga
terjadinya sejumlah bencana alam.
"Ini bukti bahwa kondisi lingkungan kita semakin memburuk," katanya di
Sukabumi, Kamis (7/7).
Dia menilai, buruknya lingkungan saat ini bukan hanya terjadi di Indonesia.
Ini terbukti dengan terjadinya pemanasan global yang menimpa semua
belahan dunia. "Ini isu penting bagi kami. Pemerintah tidak boleh abai," katanya.
Oleh karena itu, dia berharap adanya kepemimpinan nasional yang
memberikan perhatian lebih terhadap lingkungan. Bagaimana pun, alasan pembangunan demi meningkatkan perekonomian negara tidak boleh mengorbankan lingkungan.
"Seandainya pun kita bisa sejahtera secara ekonomi, tapi kalau
lingkungan tidak mendukung, semuanya akan sia-sia," ujar Nurman
Dia pun menilai Ridwan Kamil sebagai pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. "Karena itu, kami di Sukabumi ini sepakat untuk mendeklarasikan dukungan agar Kang Emil menjadi presiden," katanya.
Selain karena dianggap memiliki latar belakang yang erat kaitannya dengan lingkungan, penilaiannya inipun terbukti dari kepemimpinan Emil selama di Kota Bandung dan Jawa Barat.
"Kita bisa lihat, Kang Emil mengampanyekan sepeda, memperbaiki trotoar
di Kota Bandung, tidak lain untuk mengajak orang untuk mengurangi
pencemaran udara oleh emisi kendaraan," katanya.
Tak hanya itu, dia pun menilai Emil memiliki komitmen yang tinggi terhadap lingkungan dengan terus menambah ruang terbuka publik.
"Semakin banyak ruang terbuka, saya yakin akan semakin baik kondisi
lingkungan," ungkap Nurman.
Sebagai contoh, menurutnya, langkah pemerintah yang memperbaiki sejumlah sempadan sungai Citarum sudah tepat.
"Dulu orang tidak peduli, enggan menginjakkan kaki. Setelah diperbaiki
dan menjadi ruang terbuka publik, banyak warga yang berinteraksi di
situ," katanya.
Hal inipun, kata Nurman, akan menjadi sarana edukasi yang tepat agar warga lebih disiplin membuang sampah. "Selama ini banyak warga yang buang sampah ke sungai. Semoga kini menjadi teredukasi, karena warga menjadi sadar pentingnya memiliki ruang terbuka yang sehat," katanya.
Dalam acara di Sukabumi itu, PPLHI melantik pengurus di berbagai
kabupaten/kota di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Menurut dia,
lembaganya itu sudah memiliki struktur di daerah lain seperti Kepulauan
Riau, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, dan
Sulawesi. (N-2)
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved