Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mendorong organisasi-organisasi modern terutama partai-partai politik untuk mengedepankan semangat gotong royong demi mencapai tujuan bersama.
Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6).
Baca juga: Megawati Geram dengan Manuver Kader di Pilpres 2024
Jokowi mengatakan kader-kader partai pasti memiliki keunggulan yang berbeda-beda satu sama lain. Setiap unit kerja pasti mempunyai fungsi dan kompetensi masing-masing.
“Ada yang jago di lapangan. Ada yang hebat dalam merumuskan strategi. Ada yang kuat di legislative. Ada yang kuat di eksekutif. Semua bertugas sesuai dengan keunggulan masing-masing,” ujarnya.
Dengan konsep kerja sama yang terukur itu, ia optimistis target yang diusung partai politik bisa terwujud.
“Saling bersinergi untuk satu target yang sama. Itu goalnya, kesuksesan besar, kemenangan besar,” tutur mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Strategi tersebut, sambung kepala negara, tentu juga digunakan Indonesia dalam memenangkan kompetisi global.
Pemerintah dan seluruh elemen bangsa harus bergotong royong, melakukan peran sesuai keahlian dan keunggulan masing-masing.
“Kita harus berkolaborasi, bersinergi untuk membangun kekuatan Bersama, menghasilkan sebuah karya besar. (OL-6)
Forum ini menjadi momentum peluncuran Enam Program Strategis Nasional (PSN) 2026 yang berbasis pada kekuatan digital dan komunitas.
APUDSI adakan gala dinner pra-Rakernas 2026 untuk perkuat solidaritas anggota dan dorong ketahanan desa melalui ekonomi, pangan, dan UMKM terpadu.
Rakernas Amdatara ini bertujuan merumuskan arah kebijakan organisasi demi mendorong pertumbuhan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang sehat dan berkelanjutan
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved