Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVIS penggiat demokrasi dan Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Sabang Merauke Circle (SMC), yang juga mantan aktivis Mahasiswa ITB era 80an, Dr Syahganda Nainggolan, mengungkapkan gerakan anti Islamophobia atau anti kebencian terhadap Islam harus diduking secara total di Indonesia serta dengan mengedepankan terjaganya keutuhan umat di masa depan.
"Gerakan-gerakan ini yang kini dimotori ormas Islam, khususnya Muhammadiyah, harus terus berjuang bagi terciptanya keutuhan umat, guna mampu melihat peluang bahwa negara super power Amerika sedang memotori gerakan anti Islamophobia di dunia," demikian disampaikan Dr H.Syahganda Nainggolan, dalam Pengajian Hari Bermuhammadiyah dengan tema "Islamophobia di Negara Kesatuan Republik Indonesia", di Jakarta, Sabtu (18/6/2022).
Menurutnya, di masa lalu, Amerika juga memotori gerakan anti Islam dengan isu anti ekstrimisme dan untuk membendung radikalisme.
"Proyek deradikalisasi di berbagai belahan dunia banyak disponsori Amerika, bersamaan munculnya stigma negatif terhadap Islam. Namun, dengan berputar arahnya Amerika saat ini, dan melalui kepemimpinan Amerika dari kubu Demokrat, tentu saja peluang bagi ummat Islam dalam mendudukkan Islam sebagai ajaran mainstream yang sejajar dengan ajaran Kapitalisme dan termasuk sosialisasi demokrasi di berbagai negara maju, maka peluang ini pun harus ditangkap untuk mendukung gerakan anti Islamophobia yang kita harapkan," ujar penggiat demokrasi yang pernah ditahan oleh rezim Soeharto dan Jokowi ini.
Di sisi lain, tambah Syahganda, ia juga mendorong agar Muhammadiyah memotori perkembangan gerakani ormas Islam dalam isu anti Islamophobia dan sekaligus menjadi mitra pemerintah di forum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dalam misi tersebut.
Syahganda menjelaskan, saat Amerika memotori gerakan anti Islam dengan isu anti ekstrimisme dan radikalisme, sehingga proyek deradikalisasi di berbagai belahan dunia telah disponsori oleh Amerika, bersamaan munculnya stigma negatif terhadap Islam.
Syahganda juga meminta jajaran ormas Islam mengkaji pikiran Ilham Omar, tokoh anti Islamophobia Amerika, yang telah menyeponsori "UU International Combating Islamophobia", untuk menjelaskan bahwa isu terorisme yang selama ini dikembangkan Amerika adalah semata-mata berupa kebencian terhadap Islam.
"Muhammadiyah sebagai ormas yang banyak cendikiawannya harus mampu mengkaji cara Ilham Omar membalikkan diksi terorisme di Amerika, sebagaimana Ilham Omar mengatakan bahwa pemboman 9/11 dilakukan oleh segelintir orang serta bukan dilakukan oleh Islam," tegas Syahganda.
Dilanjutkan, dengan semangat kecendikiawanan di Muhammadiyah pula, ummat Islam dapat mengklaim kembali hak-hak sejarahnya yang paling besar dan gemilang di Indonesia, pungkas Syahganda. (OL-13)
Penguatan inisiatif publik dan rumah ibadah sangat krusial dalam mewujudkan kedaulatan energi bersih.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Berikut jadwal imsakiyah Jakarta Rabu, 18 Februari 2026 lengkap dengan waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Catat waktu imsak 04.33 WIB dan buka puasa 18.18 WIB.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Ikrar setia NKRI dicetuskan dalam upacara resmi yang digelar di Pos Sinak BNPB Satgas Yonif 142/KJ, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.
BINGKAI Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus terus diperkuat dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda dan membangkitkan semangat Sumpah Pemuda.
Adapun delapan poin utama yang tertuang dalam Piagam Pemuda Riau untuk Indonesia, yakni menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam menyampaikan pendapat sesuai aturan perundang-undangan.
Bukan sekadar peringatan sejarah, Asyura 2025 serukan solidaritas bagi Palestina dan janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jaga NKRI! Temukan tantangan persatuan & strategi memperkuatnya. Artikel ini wajib dibaca untuk Indonesia yang solid!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved