Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK konflik Rusia-Ukraina harus dilihat dari sisi krisis yang berdampak pada kemanusiaan. Karena itu Indonesia harus mampu berperan dalam menciptakan perdamaian, seperti yang diamanatkan konstitusi.
"Pada alinea pertama UUD 1945 mengamanatkan kepada kita untuk ikut menciptakan perdamaian dunia dengan mencegah penjajahan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Menuju Perdamaian Rusia-Ukraina yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Kamis (26/5).
Pada diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI Koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Luthfi Assyaukanie dihadiri Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan, Guru Besar Universitas Pertahanan Anak Agung Banyu Perwita, Pengamat Militer dan Pertahanan Keamanan Connie Rahakundini Bakrie, Direktur Eksekutif Indonesian Institute of Advance International Studies (INADIS) Ple Priatna dan Joko Purwanto dari Aktifis Komite Persahabatan Rakyat Indonesia-Rusia.
Selain itu, hadir pula Ketua Program Studi Kajian Wilayah Eropa sekaligus Sekolah Kajian Strategik dan Global Universitas Indonesia (SKSG-UI) Henny Saptatia dan Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia Ade Alawi.
Menurut Lestari, krisis Rusia-Ukraina harus segera diakhiri karena dampaknya sangat mempengaruhi tatanan di sejumlah sektor kehidupan. Upaya itu diharapkan dapat meringankan beban dunia yang belum tuntas menangani dampak pandemi covid-19.
Rerie, sapaan akrab Lestari, mengatakan ancaman terhadap kemanusiaan dalam krisis Rusia-Ukraina harus sesegera mungkin diakhiri dengan menggalang dukungan negara-negara di dunia.
"Indonesia dapat melakukan langkah dan sikap yang tepat dalam ikut serta mengatasi konflik Rusia-Ukraina menuju perdamaian," tegasnya.
Baca juga: Indonesia dan G20 Bisa Tuntaskan Konflik Rusia-Ukraina
Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan menilai krisis Rusia-Ukraina berdampak pada banyak sektor, seperti ekonomi terkait sumber daya alam dan ketersediaan komoditas.
Sementara Pengamat Militer dan Pertahanan Keamanan Connie Rahakundini Bakrie berpendapat 91 hari konflik Rusia-Ukraina sudah menjadi multilateral war terhadap Rusia di tanah Ukraina. Krisis Rusia-Ukraina, jelas Connie, adalah perang yang berbeda dari perang pada umumnya.
"Untuk menghadapi kondisi ini Indonesia harus konsisten dengan gerakan non-blok nya untuk berupaya menghentikan perang," katanya.
Guru Besar Universitas Pertahanan Anak Agung Banyu Perwita menilai kondisi saat ini terjadi chaos dalam tatanan geopolitik. Jangan sampai kekuatan geopolitik dunia hanya dipengaruhi dua kutub kekuasan. Untuk stabilitas dunia, ujar Banyu, akan lebih baik multipolar kekuasaan.
Menurut Banyu, harus ada reentepretasi baru dari kondisi geopolitik saat ini.
"Karena geopolitik itu dinamis dan sangat berpengaruh terhadap politik, ekonomi dan teknologi di sejumlah negara," tuturnya.(OL-5)
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Konflik antara Danielle NewJeans dengan agensinya, ADOR, merupakan puncak dari pertikaian panjang yang berakar pada krisis internal manajemen sejak 2024.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat penegasan batas desa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved