Senin 24 Januari 2022, 22:00 WIB

PKB Gembira Pemilu 2024 Berbarengan dengan Hari Kasih Sayang

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
PKB Gembira Pemilu 2024 Berbarengan dengan Hari Kasih Sayang

MI/M IRFAN
Rapat Kerja dengan Mendagri dan Rapat Dengar Pendapat KPU, Bawaslu dan DKPP di Gedung Nusantara, DPR, Jakarta, Senin (24/1/2022).

 

PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) mengapresiasi kesepakatan pemerintah dan DPR yang telah menyetujui pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 digelar 14 Februari 2024.  

"Bagus. Alhamdulillah, akhirnya jadwal Pemilu 2024 berhasil ditetapkan dalam raker tadi dengan persetujuan bulat Komisi II, KPU, Kemendagri, Bawaslu, dan DKPP," ujar Wakil Ketua Komisi II asal Fraksi PKB Luqman Hakim kepada Media Indonesia, Senin (24/1/2022).

Baca juga: PAN Dukung Pileg-Pilpres Digelar 14 Februari 2024

Menurut dia, PKB mengusulkan agar pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan di antara bulan Januari sampai Maret 2024. Maka, usulan KPU tanggal 14 Februari sejalan dengan pandangan PKB.

"Sebagai tambahan, 14 Februari adalah Hari Kasih Sayang yang diperingati manusia se-dunia sehingga PKB berharap Pemilu 2024 akan berjalan dengan damai dan berkualitas," jelasnya.

Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor ini juga mengatakan bahwa keputusan ini mengakhiri spekulasi publik menyangkut kelangsungan demokrasi. "Bisa mengakhiri spekulasi adanya pihak-pihak yang ingin menggagalkan Pemilu 2024 untuk memperpanjang masa jabatan presiden," pungkasnya. (Cah/A-3) 

Baca Juga

Ilustrasi

Pemerintah Perlu Segera Terbitkan Aturan Jelas Penunjukan Penjabat 

👤Putra Ananda 🕔Kamis 26 Mei 2022, 09:15 WIB
"Pemerintah perlu segera membuat PP sebagai bentuk konkret perbaikan penunjukan Pj yang bersifat transparan dengan proses seleksi...
MI/HO

Anak Sastrawan Mahbub Djunaidi Beberkan Sosok Moeldoko: Miliki Sikap Kesetiakawanan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 06:14 WIB
Menurut Isfandiari, Moeldoko merupakan salah satu sosok yang memiliki sikap kesetiakawanan serta memiliki jiwa sosial yang...
MI/ M Irfan

Sudah Dihapus MK, Ini Alasan Pemerintah Pertahankan Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:16 WIB
Eddy mengatakan pasal di Revisi KUHP berbeda dengan aturan yang dihapus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya