Kamis 06 Januari 2022, 17:55 WIB

Pemerintah Ingin RUU TPKS Segera Rampung

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
 Pemerintah Ingin RUU TPKS Segera Rampung

ANTARA
Kampanye antikekerasan terhadap perempuan, di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (10/12/2021).

 

RANCANGAN Undang-undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) memasuki babak baru dengan naik ke tingkat I untuk segera ke tingkat Komisi. Pemerintah meyakini bakal regulasi ini dapat segera rampung sebab parlemen akhirnya menginginkan hal serupa.

"RUU TPKS masih dalam pembahasan tingkat I di DPR. RUU tersebut menjadi prakarsa DPR dan karena belum selesai dalam pembahasan 2021 maka dimasukkan juga di Prolegnas Prioritas 2022 dan akan dilanjutkan pembahasannya pada 2022 ini," kata Kepala Pusat Perencanaan Hukum Nasional BPHN Kementerian Hukum dan HAM Djoko Pudjirahardjo dalam keterangannya, Kamis (6/1).

Menurut Djoko, pimpinan DPR juga sudah memberi perhatian dan mendorong agar RUU ini bisa segera diselesaikan dan disahkan. Komitmen yang ditunggu-tunggu pemerintah dan rakyat itu menjadi titik terang untuk nasib perlindungan terhadap kaum hawa.

"Dari sisi komitmen keinginan Presiden sudah mendapat perhatian dari pimpinan DPR. Jadi kedua belah pihak antara Presiden atau pemerintah dengan pimpinan DPR sudah menjadi satu pemahaman," ujarnya.

Baca juga: Ketua Panja: RUU TPKS Dapat Disahkan pada Maret 2022

Djoko mengatakan pemerintah terus mendorong untuk dilakukan percepatan pembahasan RUU dimaksud dengan membentuk gugus tugas yang beranggotakan Kemenkum dan HAM, Kantor Staf Presiden, Kementerian Agama, Kejaksaan, Kepolisian, instansi terkait lainnya.

Kegiatan yang sudah dilakukan oleh gugus tugas adalah mendorong DPR melalui Badan Legislasi (Baleg) DPR untuk cepat memfinalkan RUU TPKS di internal DPR, sehingga dapat dilakukan pembahasannya. DPR harus membuat Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terlebih dahulu.

"Saat ini Baleg DPR sedang merampungkan penyusunan RUU dimaksud. Tetapi terkendala karena masih ada tarik menarik fraksi di DPR. Posisi terakhir gugus tugas menunggu perkembangan info dari Baleg DPR," pungkas Djoko. (P-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

PDIP: Buya Syafii Selalu Gaungkan Ideologi Harapan

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 27 Mei 2022, 22:42 WIB
Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian cendekiawan muslim itu. Puan juga mengaku hubungan mereka sangat dekat dan sudah seperti...
Dok MI

Ahok: Buya Syafii Maarif Teladan Merawat Kebinekaan

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 27 Mei 2022, 20:24 WIB
Ahok dan Buya Syafii memang cukup dekat. Bahkan Buya Syafii pernah membela Ahok yang tersandung kasus penistaan...
Antara

Mengaku Kerap Diintimidasi, Gubernur Papua Minta Perhatian dari Presiden

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 27 Mei 2022, 19:13 WIB
Menurut Lukas Enembe, dirinya merupakan satu-satunya dari 34 gubernur di Indonesia yang kerap mendapat perlakuan tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya