Rabu 06 Oktober 2021, 13:08 WIB

Rerie: Wawasan dan Akhlak Kunci Masa Depan Bangsa

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Rerie: Wawasan dan Akhlak Kunci Masa Depan Bangsa

MI/Susanto
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat

 

PARTAI NasDem memandang tantangan bangsa ke depan dapat dihadapi dengan mudah dengan ilmu dan akhlak. Keduanya patut menjadi fokus bagi generasi muda untuk bekal memimpin bangsa.

"Bagi para santri dan santriwati teruslah belajar menuntut ilmu, meski di saat proses belajar menemukan berbagai kendala. Dengan gigih belajar lambat laun kita bisa membentuk bangsa yang lebih baik di masa depan," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat hadir pada acara talk show bertema Indonesia Harmoni dengan Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Masjid Bustanul Asyiqin Majelis Ahbaabul Musthofa Kota Surakarta, Rabu (6/10).

Hadir dalam talk show tersebut anggota MPR RI, Eva Yuliana dan diikuti secara daring oleh para santri dari Ponpes AlMuayyad, Ponpes Azzayady dan Seduluran Saklawase Bolone Mbak Eva Sukoharjo.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, di masa yang penuh ketidakpastian seperti saat ini sangat membutuhkan masyarakat pembelajar agar mampu menjawab berbagai tantangan.

Di tengah talk show sejumlah hadirin menyampaikan aspirasi terkait dampak pandemi terhadap kegiatan belajar mengajar di daerahnya.

Antara lain kendala belajar daring, pembiayaan belajar para santri, operasional lembaga pendidikan swasta yang terhambat karena orang tua murid banyak yang tidak mampu lagi membayar biaya pendidikan.

Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI, mengungkapkan bila pandemi sudah bisa dikendalikan, belajar tatap muka baru bisa dimulai kembali.

Untuk meningkatkan kemampuan orang tua dalam mendidik putra-putrinya di rumah, Rerie menawarkan, tutorial bahan ajar secara daring.

Baca juga : Bertemu Jokowi, Said Aqil: Kami Kangen-kangenan

Sedangkan untuk membantu pendanaan pendidikan yang menjadi hambatan sejumlah keluarga pascapandemi, Rerie berencana, mengajak sejumlah pihak swasta agar bisa ikut memberi bantuan.

Pada kesempatan itu Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaff berpesan bahwa kita hidup di dunia ini untuk mencari ridho Allah dan terus mendoakan bangsa ini agar di masa depan lebih baik daripada masa lalu.

"Kita harus menjadi manusia-manusia yang mendoakan bangsa ke depan menjadi bangsa yang lebih beradab menuju Indonesia hebat, Indonesia kuat dan Indonesia nikmat," ujar Habib Syech.

Habib Syech berharap agar pendidikan adab dan akhlak diajarkan kembali di sekolah untuk membentuk bangsa yang lebih baik di masa datang.

Menurut Habib Syech, Indonesia di masa depan harus menjadi bangsa yang kuat lewat kolaborasi semua elemen bangsa, seperti antara lain politisi, TNI/Polri, wartawan, termasuk kaum perempuan.

Indonesia, menurut Habib Syech, bisa menjadi negara yang hebat bila di setiap keluarga ada perempuan yang hebat. (OL-2)

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Dilaporkan ke Kejagung Terkait Kasus Tanjungbalai

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Jumat 03 Desember 2021, 18:32 WIB
Lili dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 36 dan Pasal 65 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang...
ANTARA FOTO/Pool-Hafidz Mubarak

Panglima TNI: Pelaku Bentrokan TNI-Polri Harus Disanksi tegas Agar Jera

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:46 WIB
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah kejadian serupa ialah tindakan tegas, tidak cukup hanya dengan...
Ilustrasi

Modus Perdagangan Orang Secara Daring, Banyak Anak-Anak tanpa Sadar Jadi Korban

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:43 WIB
Eny menegaskan, unsur sukarela tersebut membuat unsur-unsur TPPO sulit dipenuhi di pengadilan. Sebab anak-anak ini secara sukarela...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya