Senin 20 September 2021, 17:42 WIB

DPR Ragukan Integritas dan Kualitas Calon Hakim Agung

Putra Ananda | Politik dan Hukum
DPR Ragukan Integritas dan Kualitas Calon Hakim Agung

FOTO ANTARA/Reno Esnir
Ketua Komisi III DPR Herman Heri

 

KETUA Komisi III DPR Herman Heri mengaku pesimistis atas integrits dan kualitas ke 11 calon hakim agung yang saat ini sedang mengikuti tahapan fit and proper test (uji kelayakan) hakim Mahkamah Agung (MA). Jawaban para calon hakim agung saat menjawab pertanyaan dari para anggota Komisi III dianggap belum memenuhi standar ekspetasi anggota dewan.

"Dari hasil wawancara pertanyaan masing-masing saya katakan bahwa bagus-bagus sekalu juga tidak," ungkap Herman Heri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/9).

Meski kecewa akan kualitas para calon hakim agung, Herman Heri menjelaskan bahwa Komisi III tetap akan menyelesaikan proses uji kelayakan paling lambat pukul 23.00 WIB malam ini. Proses uji kelayakan tetap dilakukan secara profesional mengingat mendesaknya kebutuhan akan hakim agung untuk menggantikan hakim yang sudah pensiun.

"Prinsipnya tentu kita tidak bisa dapat orang yang sempurna. Pasti setiap peserta ada kekurangan di sana-sini, namun situasi sekarang kebutuhan akan hakim agung itu yang pensiun lebih banyak daripada yang masuk," tegasnya.

Baca juga: KASAL Yudo Margono : Calon Komandan Harus Berani Ambil Resiko

Dijelaskan oleh Herman Heri, para 11 calon hakim diharuskan menjawab pertanyaan wawancara tentang integritas dan rekam jejak para calon hakim. DPR juga menyoroti tentang tugas dan fungsi hakim agung sesuai dengan bidangnya masing-masing.

"Dari 11 bisa lolos separuh misalnya enam saja sudah bagus. Itulah hasil dari wawancara yang kami dapatkan," ungkapnya.

Herman Heri menjelaskan bahwa Komisi III memiliki standar yang tinggi terhadap kualtias hakim agung. Bila standar tersebut diikuti bukan tidak mungkin Komisi III menolak ke-11 calon hakim. Menurut Herman Heri, Komisi III memiliki hak untuk menilai kualitas para calon hakim agung.

"Ini subjektifitas setiap anggota 50 sekian orang menilai. Tapi saya melihat secara umum itu tadi bahwa sempurna tidak ada yang sempurna ada kurang lebih," ungkapnya. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Kemlu Pulangkan 13 ABK Yang Ditahan di Vietnam Sejak 2020

👤Ant 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 22:13 WIB
Kapal tersebut sempat ditangkap patroli Bea Cukai Vietnam atas tuduhan melakukan perdagangan rokok ilegal di perairan...
Dpr go.id

Penyusunan Regulasi Butuh Pengawalan Mahasiswa

👤Ant 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 21:10 WIB
Ia juga mengatakan proses penyusunan UU kerap dihantam intervensi oleh pihak yang...
Antara

Jokowi Harus Tunjukan Posisi Indonesia di Asia Tenggara

👤Sri Utami 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 17:45 WIB
Presiden Jokowi sudah memberikan prioritas pada diplomasi ekonomi  yang sangat menonjol pada 7 tahun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya