Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN tewas pada kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang bertambah satu orang. Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang Hilwani mengatakan korban yang meninggal dunia merupakan narapidana berinisial H (42).
Hilwani mengatakan korban menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (11/9) sekitar pukul 21:30 WIB.
"Tuan H (42) dengan luka bakar 63%" kata Hilwani, melalui keterangannya, Minggu (12/9).
Ia mengatakan sebelumnya telah dilakukan operasi debridement pada Kamis (9/9). Adapun debridement merupakan operasi pembersihan luka, pengangkatan jaringan yang terbakar untuk meringankan peradangan yang dialami korban. Namun, korban meminggal dikarenakan trauma Inhalasi dan luka bakar grade 3 atau sebesar 63%.
Hilwani mengatakan pihaknya telah menyampaikan kabar meninggalnya H ke pihak Lapas dan keluarga.
Dengan meninggalnya H, tercatat jumlah napi yang menjadi korban dalam kebakaran LP Tangerang sebanyak 45 orang. Adapun Tim DVI Polri mengidentifikasi 41 korban dan 4 korban lainnya meninggal di rumah sakit telah ditangani oleh RSUD Tangerang.
Sebelumnya, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi tiga korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang hari ini, Minggu (12/9).
"Tim telah melakukan rekonsiliasi dan telah berhasil mengidentifikasi 3 korban pada hari ini. Dua melalui pencocokan DNA dan satu masih dapat diketahui melalui sidik jari," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Jakarta, Minggu (12/9).
Rusdi merinici korban yang teridentifikasi, yakni Hadi Wijoyo bin Sri Tunjung Pamungkas, 39. Hadi teridentifikasi melalui sidik jari dan rekam medis.
Selanjutnya, Rocky Purnama bin Syafrizal Sani. 28, yang teridentifikasi melalui DNA dan rekam medis. Lalu, Pujiyono bin Mundori, 28, yang teridentifikasi melalui DNA dan rekam medis.
Rusdi mengatakan dengan penambahan korban yang teridentifikasi tersebut, sejauh ini tim DVI Polri telah mengidentifikasi 10 korban dari total 41 korban dalam kebakaran tersebut. Adapun 31 jenazah belum teridentifikasi.
Rusdi mengatakan polisi telah menerima seluruh data antemortem atau data sebelum korban meninggal, seperti sampel DNA keluarga. Data tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data postmortem atau data-data yang diperoleh setelah korban meninggal untuk mengidentifikasi para korban.
"Seluruh data antemortem itu telah diterima oleh tim sehingga ini sangat-sangat membantu tugas-tugas tim DVI dalam rangka mengidentifikasi korban tersebut. Sekarang masih terus dikerjakan oleh tim DVI untuk bisa mengidentifikasi seluruhnya," kata Rusdi.(Faj/OL-09)
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Dalam banyak kasus serupa, perempuan atau istri sering kali berada pada posisi yang sulit untuk menolak pengaruh pasangan.
POLRI akan menggelar tes urine secara serentak terhadap seluruh jajaran anggota menyusul kasus narkoba yang menjerat Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.
Secara konstitusional, Polri berada di bawah Presiden sebagai bagian dari cabang eksekutif.
KOMISI Kepolisian Nasional atau Kompolnas mendorong Polri untuk tidak berhenti pada penghukuman terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro, Kapolres Bima Kota nonaktif atas dugaan kepemilikan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved