Kamis 08 Juli 2021, 14:53 WIB

Lima Kapal Sitaan Kasus Asabri Laku Rp27,186 Miliar

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Lima Kapal Sitaan Kasus Asabri Laku Rp27,186 Miliar

Antara
Salah satu kapal yang dilelang

 

PUSAT Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung berhasil menjual lima dari 17 kapal yang disita dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana dan investasi pada PT Asabri Kapal-kapal sitaan dari tersangka Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat itu dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Samarinda.

"Dari lima unit kapal yang laku terjual, nilai penjualan seluruhnya sebesar Rp27,186 miliar. Sedangkan sebanyak 12 unit kapal tidak ada peminat," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kamis (8/7).

Melalui keterangan tertulisnya, Leonard memaparkan seluruh kapal yang laku dalam lelang itu antara lain Kapal Barge ARK 02 yang terjual Rp8,19 miliar; Kapal barge ARK 06 yang terjual Rp11,5 miliar; Kapal Tug Boat TAURIANS TWO terjual Rp2,25 miliar; Kapal Tug Boat TAURIANS THREE terjual Rp2,754 miliar; dan Kapal Tug Boat TAURIANS ONE terjual Rp2,492 miliar.

Leonard menjelaskan bahwa proses lelang telah dilakukan pada Jumat (2/7) lalu melalui e-Auction open bidding. Sebelum dilakukan lelang, tercatat ada 22 calon peserta dan undangan yang mengikuti proses Aanwijzing atau penjelasan lelang benda sitaan, Rabu (30/6).

Adapun dasar hukum yang diguanakan untuk melakukan pelelangan barang sitaan itu adalah Pasal 45 KUHAP. Selanjutnya, hasil lelang langsung disetorkan ke rekening penampungan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) untuk digunakan sebagai barang bukti pengganti bagi tersangka Heru. Sementara 12 kapal yang tidak laku dikembalikan ke penyidik Gedung Bundar sebagai barang bukti.

Sebelumnya, PPA Kejagung juga telah melelang 16 mobil yang disita dari Heru dan tiga tersangka lainnya, yakni Direktur Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, mantan Dirut Asabri Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri, serta mantan Kepala Divisi Investasi ASABRI Ilham W Siregar.

Dalam kasus yang merugikan keuangan negara Rp22,78 triliun ini, sebanyak sembilan orang tersangka. Selain empat nama yang telah disebutkan, tersangka lainnya adalah Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, mantan Dirut ASABRI Letjen (Purn) Sonny Widjaya, mantan Direktur Keuangan Asabri Bachtiar Effendi, mantan Direktur ASABRI Hari Setiono, dan Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi. (OL-8)

Baca Juga

MI/Susanto

KPU Berharap Tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 tak Beririsan

👤Mediaindonesia 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:52 WIB
Beban kerja penyelenggara pemilu dan pilkada juga tidak menumpuk, dan tidak terlalu...
MI/Instagram.

Polisi Tegaskan Rachel Vennya Berpotensi Kena Sanksi Pidana

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:17 WIB
Terkait hal itu pihak kepolisian telah melayangkan surat panggilan kepada Rachel Vennya untuk dimintai keterangan pada Kamis...
 ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Saksi Diancam jadi Tersangka Jika tak Beri Uang ke Eks Penyidik KPK

👤Mediaindonesia 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:13 WIB
Usman adalah Direktur PT Tenjo Jaya yang terjerat kasus korupsi hak penggunaan lahan di Kecamatan Tenjojaya, Sukabumi, Jawa Barat, dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya