Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH rendahnya pemimpin bangsa yang tidak menerapkan kepemimpinan yang berlandaskan Pancsaila menjadikan Indonesia krisis sosok pemimpin yang berkarakter dan mewarisi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Berlatar dari hal tersebut BEM Nusantara mengadakan webinar Seminar Pancasila yang bertemakan Kepimimpinan Nasional dalam Presfektif Pancasila .
Koodinator Pusat BEM Nusantara Dimas Prayoga menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk mengingatkan kembali sebagai generasi muda kita harus terus berpegang teguh dan menggali nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 sebagai nilai dasar dalam kepemimpinan.
"Dengan mewarisi nilai-nilai Pancasila kita bisa menjadi pemimpin yang sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sehingga kita dapat membawa bangsa ini menjadi bangsa yang benar-benar besar dan kuat," ujar Dimas, Kamis (17/6).
Menurutnya salah satu faktor kasus korupsi yang saat ini terjadi karena kurangnya pemimpin yang menerapkan kepemimpinan berasaskan pancasila.
"Maraknya kasus korupsi yang ada di Indonesia hari ini salah satunya disebabkan oleh masih banyaknya pemimpin bangsa yang tidak menerapkan kepemimpinan yang berorientasikan nilai-nilai luhur Pancsaila," ujarnya.
Koordinator pusat Dema PTKIN Se-Indonesia Ongky Fachrur Rozie mengapresiasi kegiatan seperti ini yang bisa memupuk generasi muda untuk menjadi Pelopor dalam membumikan Pancasila dikalangan Masyarakat luas, agar Negara ini bisa maju serta mampu menghadapi fenomena disintegritas Nasional.
"Karena Menghadirkan Pancasila dalam keseharian kita adalah keharusan, jangan pernah letih untuk terus menghadirkan Pancasila dalam kehidupan kita," ucapnya saat mengikuti seminar.
Presiden BEM Universitas Merdeka Malang M. Fahrur Rozi menuturkan sebagai tuan rumah merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dan positif untuk generasi muda, terutama pembahasan terkait kepimpinan Pancasila.
"Karena memang kami sebagai generasi muda hari ini merasa bahwa masih banyak para pemimpin bangsa yang belum mengimplementasikan nilai-nilai pancasila dalam praktik kepemimpinannya," pungkasnya. (OL-13)
Sebanyak 30 pemimpin muda dari Singapura dan Indonesia berkumpul di Singapura pada Januari lalu dalam program BRIDGE yang digagas Singapore International Foundation.
Banyak pemimpin yang terkadang merasa ragu terhadap kemampuan diri sendiri, terutama ketika harus menghadapi keputusan yang sulit dan bekerja sama dengan rekan kerja.
JCI Batavia menawarkan kapasitas pemimpin muda Indonesia yang siap berkontribusi dan memberikan solusi.
PERKUMPULAN untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan wacana pilkada melalui DPRD yang didorong oleh elite politik.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved