Selasa 01 Juni 2021, 16:12 WIB

Universitas Pertahanan Contoh Jenderal Sudirman Pencerna Pancasila

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Universitas Pertahanan Contoh Jenderal Sudirman Pencerna Pancasila

Antara/Puspa Perwitasari.
Seniman menyelesaikan lukisan wajah Panglima Besar Jenderal Sudirman di Jakarta, beberapa waktu lalu.

 

UNIVERSITAS Pertahanan (Unhan) bisa menjadi pusat pembumian semangat Sudirman dan Pancasila. TNI mesti menjadi lokomotif pemecah kebuntuan di tengah masyarakat.

"Army harus menjadi leaders, menjadi mobilisasi untuk mengisi negara ini dengan nilai-nilai Pancasila seperti yang dilakukan founding fathers," kata cendekiawan yang pernah memimpin Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif saat mengisi seminar nasional memperingati Hari Kelahiran Pancasila bertema Api Semangat Pancasila dalam Bela Negara yang dilaksanakan di Auditorium Unhan, Jakarta, Selasa (1/6).

Yudi mengulas tentang sistem pertahanan dalam perspektif Hari Lahir Pancasila. Sosok pencerna Pancasila yang dicontohkan Jenderal Sudirman mesti tumbuh subur di TNI.

"Sekarang terlihat sudah perpecahan antaranak bangsa, rasa tidak saling percaya, sebenarnya pada momen seperti ini, kita mengharapkan Sudirman itu hadir. Kekuatan-kekuatan pertahanan negara menjadi kekuatan rekonsiliasi nasional, tetapi tidak ikut campur dalam urusan politik praktis," tambahnya.

Lebih jauh, Yudi juga menilai pemuda Indonesia harus mengilhami semangat proklamator RI dalam mengimplementasikan visi negara. Bung Karno dan bapak bangsa lain, menurut Yudi, mampu melihat peluang untuk kemerdekaan RI di tengah gejolak dan tarik-menarik kepentingan kolonialisme.

"Jadi apa artinya 1 Juni soal pertahanan dan keamanan. Pada 1 Juni ini satu khitah soal fitrah tentang yang kita maksud sebagai perjuangan. Dalam perjuangan itu bukan hanya bicara kekuatan berkelahi, tetapi kekuatan visi bersama, untuk bersatu," katanya.

Dekan FKN Unhan Marsekal Muda Syamsunasir memandang acara ini bisa semakin memperkokoh semangat dan persatuan bangsa. Selain itu, diharapkan bisa menunjukkan kepada bangsa lain, bahwa Indonesia bisa bersatu dengan Pancasila.

"Untuk menjalin persatuan dan kesatuan negara. Jadi momen ini kita buat sedemikian rupa sehingga bangsa-bangsa di dunia bisa melihat bahwa Indonesia bisa bersatu di bawah Pancasila," kata Syamsunasir.

 

Sementara itu Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya berharap acara ini bisa membangkitkan semangat generasi muda. "Semangat kepeloporan kita bagi generasi muda. Di Universitas Pertahanan Kami diajarkan untuk membangun konsepsi, strategi pertahanan yang khas Indonesia. Semangat ini memberikan jiwa kepimpinan kita dalam Pancasila," tutupnya. (OL-14)

Baca Juga

Medcom

Transaksi Suap Hakim Itong Dilakukan di Tempat Parkir PN Surabaya

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Jumat 21 Januari 2022, 00:55 WIB
Nawawi mengatakan penyerahan uang itu terjadi Rabu (19/1) sekitar pukul 13.30...
Antara

Hakim Itong Dijanjikan Fulus Rp1,3 M untuk Bubarkan PT SGP

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Jumat 21 Januari 2022, 00:43 WIB
KPK menyita uang Rp140 juta sebagai barang bukti dari pemufakatan jahat...
Medcom

Hakim Itong Isnaeni Marah Saat Diumumkan Sebagai Tersangka Suap

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 20 Januari 2022, 23:56 WIB
"Saya tidak pernah menjanjikan apapun, ini omong kosong!" cetus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya