Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGKOGABWILHAN III Letjen TNI Agus Rohman memimpin upacara pelepasan sebanyak 450 personel Satgas Pamtas Mobile Yonif R 900/Satya Bhakti Wirottama Kodam IX/Udayana, yang telah selesai melaksanakan penugasan di Papua. Komandan upacara Letkol Inf Martky Jaya Perangin Angin selaku Dansatgas bertempat di Dermaga Cargo Dock Pomako Kab. Mimika.
Dalam suasana Idulfitri, Pangkogabwilhan III terlebih dahulu mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H, mohon maaf lahir dan bathin kepada seluruh peserta upacara dan undangan yang hadir, semoga amal ibadah yang dijalankan selama bulan puasa diterima Allah SWT dan senantiasa mendapat ridho-Nya.
Dalam amanatnya, Pangkogabwilhan III selaku Inspektur Upacara mengucapkan terima kasih kepada Dansatgas beserta seluruh prajurit Satgas Yonif R 900/SBW yang telah selesai melaksanakan tugas operasi di wilayah Papua dengan berupaya secara optimal guna menjaga kedaulatan negara dan menjaga keutuhan NKRI.
“Selama lebih kurang 1 tahun, kalian telah selesai melaksanakan tugas operasi dengan baik dari laporan hasil pelaksanaan tugas, para prajurit telah berupaya secara optimal dan dapat menjaga kedaulatan negara dan telah berhasil menjaga keutuhan NKRI khususnya wilayah Papua, sehingga gangguan keamanan yang selama ini sering terjadi relatif dapat berkurang," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (15/5).
Baca juga: TNI-Polri Tembak Mati Komandan Pasukan Teroris Papua Lesmin Waker
Pangkogabwilhan III juga menyampaikan beberapa laporan keberhasilan yang diterima selama pelaksanaan tugas, antara lain adalah satgas ini telah beberapa kali mendapatkan gangguan dari KSB dan berhasil mengatasi gangguan tersebut di wilayah penugasannya.
"Berhasil mendapatkan materiil KSB berupa senjata laras panjang maupun pendek, amunisi, alat komunikasi dan beberapa perlengkapan penting dari pihak KSB. Juga telah berhasil merebut hati rakyat serta melakukan penggalangan kepada tokoh-tokoh masyarakat di sekitar daerah operasi, sehingga masyarakat tetap memiliki wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan rasa nasionalisme yang tinggi," paparnya.
Ia menambahkan satgas ini juga telah dapat menciptakan sinergitas antar aparat keamanan dan aparatur sipil, sehingga terwujud situasi yang kondusif di daerah penugasannya. Terakhir satgas ini telah berhasil dalam penugasannya dengan tidak adanya kerugian personel.
“Keberhasilan ini merupakan ridho dari Allah yang dicapai berkat niat, disiplin, dedikasi dan semangat juang yang tinggi. selain itu, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan moril yang diberikan dari semua pihak, termasuk keluarga besar prajurit Satgas Yonif R 900/SBW," jelasnya.
Dengan demikian, tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan pimpinan kepada satgas ini telah mampu dibuktikan dengan baik. Atas keberhasilan tersebut, kepada seluruh prajurit Satgas Yonif R 900/SBW, Pangkogabwilhan III mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan tugas serta dharma bhakti yang telah diberikan oleh Satgas Yonif R 900/SBW selama ini.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Asintel Kaskogabwilhan III, Asops kaskogabwilhan III, Aslog Kaskogabwilhan III, Askomlek Kaskogabwilhan III, Paban I/ Lid Sintel Kogabwilhan III, Paban Ren Sops Kogabwilhan III, Asminlog Koopsgab Pinang Sirih dan Komandan Lanal Timika.(OL-5)
Jumlah pelanggaran prajurit TNI 2025 menurun hingga 40%. Namun, tantangan disiplin dan kejahatan siber masih jadi sorotan.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menegaskan tidak ada prajuritnya yang terlibat dalam dugaan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved