Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Penmas Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Harto mengatakan, tim Disaster Victim Investigation (DVI) segera mengumpulkan data antem mortem untuk proses identifikasi korban jenazah awak kapal selam KRI Nanggala 402.
Nantinya data itu akan diolah di dua posko identifikasi yang didirikan Polri di Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng dan Pelabuhan Banyuwangi.
Seperti diketahui, sebanyak 53 awak kapal KRI Nanggala dipastikan gugur pada Minggu (25/4). Hal ini diketahui berdasarkan hasil citra bawah air secara visual menggunakan kamera.
Rusdi menyebut Polri juga telah mengirim dokter ahli forensik untuk mempercepat proses identifikasi korban. Artinya, dokter forensik telah bersiaga di posko untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang ditemukan.
"Nanti akan diproses (data ante mortem). Itu memerlukan sesuatu yang dilaksanakan bagaimana mengidentifikasi prajurit TNI AL terbaik yang gugur itu," ungkap Rusdi, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/4).
Baca juga : Keluarga Berharap Jasad Korban KRI Nanggala 402 Bisa Dievakuasi
Hingga saat ini, lanjut Rusdi, TNI-Polri beserta pihak terkait lainnya masih dalam proses pencarian jenazah puluhan prajurit TNI AL itu.
"Kita tunggu. Semua sedang berproses sekarang," pungkas Rusdi.
Disisi lain, Polri telah mengirimkan sebanyak 331 personel untuk membantu evakuasi dan diidentifikasi proses kapal Nanggala 402. Rinciannya, 265 dari Polda Jawa Timur. Lalu, 66 prajurit dari Polda Bali.
"Personel tersebut berisi, tim DVI, Brimob, Polair, Polres, tim Trauma Healing," papar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin (26/4). (OL-7)
Kapal selam otonom ini secara fisik berukuran mini tanpa awak manusia, digerakkan motor penggerak listrik dengan sistem navigasi sementara ini memakai sinyal internet.
Sjafrie menjelaskan, uji tembak itu akan dilakukan di kawasan laut Surabaya yang berada di bawah wilayah Komando Armada (Koarmada) II.
Bangkai kapal selam USS F-1 yang tenggelam pada 1917 ditemukan di kedalaman 396 meter di Samudra Pasifik.
Trump sebelumnya menyampaikan telah memerintahkan pengerahan dua kapal selam bertenaga nuklir sebagai tanggapan atas komentar Medvedev.
PT Hariff Dipa Persada, perusahaan teknologi pertahanan swasta nasional menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Naval Group,
Penandatanganan Letter of Intent ini merupakan bukti kepercayaan yang mendalam atas kemitraan jangka panjang yang telah terjalin antara Naval Group, PT PAL, dan TNI Angkatan Laut.
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha untuk KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali pada 2021 lalu.
Mantan Komandan Kala Seram KRI Nanggala 402 wafat setelah menjalani perawatan di RS Mintohardjo, Jakarta.
Perumahan ini dibangun di atas lahan 2 hektare dan mulai dibangun sejak 23 Agustus 2021. Ada 53 unit rumah khusus untuk Pahlawan KRI Nanggala 402
Kegiatan tersebut adalah murni dukungan kemanusian dari Noah, Musica Studio, serta paduan suara Unpar tanpa ada unsur komersial sedikitpun.
TNI Angkatan Laut membangun monumen untuk mengenang peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Laut Bali.
Selama pelaksanaan operasi salvage ini telah dilaksanakan penyelaman sebanyak 20 kali dan berhasil mengangkat material-material penting
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved