Minggu 07 Maret 2021, 16:15 WIB

AHY Serukan Perlawanan Terhadap Kubu Moeldoko

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
AHY Serukan Perlawanan Terhadap Kubu Moeldoko

MI/Andri Widiyanto
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

 

KETUA Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan perlawanan terhadap kelompok yang berusaha mengambil alih kekuasaan melalui Kongres Luar Biasa (KLB).

AHY menegaskan pihaknya akan berkonsolidasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat dari 34 provinsi.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu juga akan melaksanakan apel siaga bersama para ketua dari 514 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten dan kota.

AHY mengungkapkan persoalan yang melanda Demokrat saat ini bukan sekadar persoalan internal partai, melainkan persoalan besar yang mengancam tatanan demokrasi di Tanah Air.

"Kami tentu punya hak dan kewajiban moral melawan gerakan yang tidak sah itu. Kalau kami diam, artinya sama saja Partai Demokrat juga membunuh demokrasi di negeri kita," ujar AHY dalam Rapat Pimpinan di Gedung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat, Jakarta, Minggu (7/3).

Baca juga : AHY: KLB Deli Serdang Ujian Demokrasi Indonesia

AHY menilai kelompok yang menggelar KLB dan menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai merupakan komplotan yang menghalalkan segala cara demi memperoleh kekuasaan.

Ia pun berterima kasih kepada para kader yang masih terus setia dan solid menjaga keutuhan Partai Demokrat.

"Terimakasih kepada seluruh kader Partai Demokrat yang menunjukan keberanian, menjaga kehormatan dan kedaulatan. Kita berada pada garis perjuangan yang benar dengan tujuan yang baik dan suci untuk memperjuangkan harapan rakyat di berbagai elemen," pungkasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Ombudsman Sarankan Negara Bentuk Badan Khusus Kelola TMII

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:35 WIB
TMII tidak boleh dikelola sembarangan mengingat luas aset negara ini sekitar 150...
ANTARA

Teror Terhadap Novel dan Simbol Berantas Korupsi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:25 WIB
Kapolri didesak mengakhiri kultur impunitas atas serangan terhadap pembela hak asasi manusia (HAM) di...
MI/SUSANTO

Dugaan Korupsi Mandala Krida, KPK Periksa 10 Saksi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:15 WIB
Hingga kini KPK belum mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Perprov DIY...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya