Sabtu 27 Februari 2021, 15:06 WIB

Komisi VI DPR Apresiasi Pembentukan Holding Rumah Sakit BUMN

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Komisi VI DPR Apresiasi Pembentukan Holding Rumah Sakit BUMN

Ist/DPR
Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza.

 

KETUA Komisi VI DPR RI Faisol Riza mengapresiasi pembentukan holding rumah sakit yang dilakukan oleh Kementerian BUMN karena merupakan langkah strategis terutama di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Holding rumah sakit ini merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan Kementerian BUMN, terutama di tengah pandemi dan bisa menjadi salah satu kunci penanganannya Covid-19. Kecepatan dari jaringan rumah sakit yang ada di dalamnya akan bisa menutup kelemahan-kelemahan yang ada. Kami mengapresiasi langkah strategis ini,” ujar Faisol Riza dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (27/2).

Legislator tersebut mengingatkan bahwa walaupun holding rumah sakit sudah terbentuk namun pekerjaan dan tugas-tugas masih panjang dan jauh.

“Kita (Komisi VI) mengusulkan rumah sakit yang sudah tergabung dalam holding rumah sakit, entitasnya bukan hanya sekedar menjadi anak perusahaan saja, namun kita dorong menjadi BUMN secara penuh,” katanya.

Ia juga berharap rumah sakit yang tergabung dalam holding bisa saling bersinergi dan meningkatkan integrasi antar rumah sakit BUMN dan bisa bersaing dengan rumah sakit swasta yang saat ini sudah menjamur. Di tengah pandemi seperti saat ini sangat diperlukan kecepatan dalam merespons isu kesehatan.

“Kehadiran holding rumah sakit BUMN ini, diharapkan bisa menjadi bagian dari solusi dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas yang bisa dijangkau semua kalangan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” kata Faisol.

Sebagaimana diketahui bahwa proses pembentukan holding RS BUMN berjalan dalam beberapa tahapan. Fase pertama, telah dilaksanakan pada akhir Maret 2020 yang ditandai dengan akuisisi PT Rumah Sakit Pelni oleh PT Pertamedika IHC.

Proses ini dilanjutkan dengan tercapainya fase dua pada 7 Agustus 2020 dimana tujuh PT RS bergabung menjadi bagian PT Pertamedika IHC dan konsolidasi dilakukan atas 35 rumah sakit dan 4.325 ranjang.

Sementara pada fase ketiga, Pertamedika IHC melakukan kerja sama manajemen operasional dengan 34 RS BUMN lain yang dikelola 18 PT RS BUMN. Pertamedika-IHC sebagai Holding Rumah Sakit BUMN mengelola 13 RS Pertamina, 3 RS KSO dan 39 RS milik BUMN. (Ant/OL-09)

Baca Juga

MI/Susanto

KSP Pastikan Ada Figur Baru saat Reshuffle Kabinet

👤Andhika prasetyo 🕔Sabtu 17 April 2021, 17:24 WIB
TENAGA Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian memastikan akan ada sosok baru di jajaran Kabinet Indonesia Maju saat...
MI/Susanto

Menko Polhukam: Kebebasan Pers Harus Diperkuat

👤Emir Chairullah 🕔Sabtu 17 April 2021, 16:11 WIB
PEMERINTAH sangat memerlukan kebebasan pers untuk kelangsungan demokrasi di...
MI/Susanto

Pemindahan Ibu Kota Solusi Jangka Panjang Beragam Persoalan

👤Andhika prasetyo 🕔Sabtu 17 April 2021, 14:00 WIB
MANTAN Kepala Bappenas Andrinof Chaniago mengungkapkan pemindahan ibu kota negara merupakan solusi dari persoalan jangka panjang yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya